Manado, Barta1.com – Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Manado (Polimdo) terus memperkuat sinergi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DuDi) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan kompetensi lulusan.
Ketua Jurusan Akuntansi Polimdo, Raymond Festus Rombot, S.E., Ak., M.Si., kepada Barta1.com di Coffee Polimdo, Senin (13/07/2026), mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya telah menjalin berbagai kerja sama dengan sejumlah institusi dan mitra strategis.
“Sampai saat ini sudah ada beberapa yang melakukan kerja sama dengan Jurusan Akuntansi, seperti Bank Indonesia untuk UMKM, lembaga perpajakan dari Jakarta, serta Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Bahkan, kami juga telah menjalin banyak kerja sama dengan DuDi, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional,” ungkap Raymond.
Ia menjelaskan, pada tingkat internasional, Jurusan Akuntansi Polimdo juga sedang merampungkan kerja sama dengan mitra dari Tiongkok, yang diawali melalui program pelatihan.
“Di tingkat internasional, misalnya melalui pelatihan dengan Tiongkok. Saat ini kerja sama tersebut masih dalam tahap perampungan,” jelasnya.
Selain itu, Jurusan Akuntansi Polimdo juga baru saja menjalin kerja sama dengan PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) serta sejumlah rumah sakit, di antaranya Rumah Sakit Pancaran Kasih dan RSU Tonsea.
“Kerja sama ini dilakukan karena mereka membutuhkan pemahaman mengenai pelaporan keuangan,” ujarnya.
Raymond menambahkan, sejumlah kerja sama lainnya masih dalam tahap penjajakan. Bentuk kolaborasi yang sedang dibahas meliputi penelitian, program magang, hingga pemberian beasiswa.
“Proses kerja samanya masih dalam penjajakan, apakah dalam bentuk penelitian, magang, ataupun berkaitan dengan beasiswa. Tentunya masih banyak kerja sama yang akan dilakukan,” katanya.
Menurut Raymond, komunikasi dan diskusi yang berkelanjutan dengan dunia usaha dan dunia industri menjadi kunci utama dalam membangun kemitraan yang saling menguntungkan.
“Tetapi kuncinya adalah kami senantiasa terus berdiskusi dan saling memberikan pencerahan dengan pihak perusahaan, sehingga berbagai persoalan yang dihadapi dunia usaha dan industri dapat menjadi dasar bagi kami untuk melakukan berbagai perbaikan. Dengan demikian, kami dapat menjawab kebutuhan sekaligus memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang ada,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post