Gorontalo, Barta1.com — Menjadi lumbung komoditas pertanian unggulan, Provinsi Gorontalo kini kian memacu langkah menuju era industrialisasi dan hilirisasi. Transformasi ekonomi dari sekadar pengekspor bahan mentah menjadi penghasil produk bernilai tambah ini, nyatanya membutuhkan fondasi infrastruktur yang kuat, di mana keandalan pasokan energi listrik menjadi syarat mutlak bagi masuknya investasi.
Menjawab tantangan percepatan industri tersebut, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo kembali membuktikan komitmen nyatanya di lapangan. Pada Senin (06/07/2026), perusahaan setrum negara ini sukses merampungkan penyambungan listrik berdaya masif sebesar 1.385 kVA untuk salah satu pelanggan industri strategis di ujung barat Gorontalo.
Suntikan daya bertenaga besar ini secara resmi disalurkan ke fasilitas pabrik pengolahan milik PT Millenium Agroindo Selebes. Berlokasi strategis di Jalan Trans Sulawesi, Desa Bunuyo, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, kehadiran listrik berkapasitas industri ini secara langsung menjadi urat nadi baru bagi aktivitas produksi padat karya di daerah tersebut.
PT Millenium Agroindo Selebes sendiri bukanlah entitas bisnis sembarangan, melainkan pemain kunci yang bergerak di sektor pengolahan hasil pertanian dan perkebunan. Perusahaan ini memusatkan fokusnya pada produksi turunan komoditas kelapa, seperti Virgin Coconut Oil (VCO) dan santan beku (frozen coconut milk), yang standar mutunya ditujukan khusus untuk memenuhi selera pasar ekspor global.
Selain kelapa yang memang menjadi primadona pertanian Gorontalo, pabrik ini juga menyerap dan mengolah komoditas lokal lainnya secara masif. Singkong, cabai, biji kakao, kopi, pisang segar, hingga jagung manis turut masuk dalam rantai produksi perusahaan, yang mana hal ini sangat selaras dengan data empiris bahwa Gorontalo merupakan salah satu sentra penghasil kelapa dan jagung terbesar di kawasan timur Indonesia.
Keberhasilan penyambungan daya ekstra besar untuk menopang hilirisasi ini tentu tidak lepas dari eksekusi teknis yang matang di lapangan. Prosesnya berjalan aman, presisi, dan tepat waktu berkat kolaborasi solid tim internal PLN UP3 Gorontalo—yang melibatkan Bagian Niaga, Konstruksi, dan Transaksi Energi Listrik—serta dukungan penuh dari garda terdepan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Marisa.
Mengamati progres positif yang berdampak luas ini, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, angkat bicara. Ia menegaskan PLN bersiap sepenuhnya untuk mengambil peran krusial sebagai motor utama penggerak roda ekonomi dan industri di seluruh wilayah kerjanya.
“Kami di PLN berkomitmen untuk terus proaktif memfasilitasi kebutuhan energi bagi para pelaku industri. Penyambungan daya sebesar 1.385 kVA untuk PT Millenium Agroindo Selebes ini adalah bagian dari strategi PLN dalam mendukung program hilirisasi komoditas lokal agar memiliki nilai tambah yang tinggi di pasar internasional,” tegas Usman.
Usman menggaransi kapasitas dan infrastruktur kelistrikan PLN saat ini berada dalam kondisi prima (surplus). Kondisi ini menurutnya menjadi sinyal hijau bagi para pemodal, infrastruktur energi sangat siap menyambut para investor yang berminat menanamkan modalnya untuk tumbuh bersama di wilayah Suluttenggo.
Senada dengan visi pimpinannya, Manager PLN UP3 Gorontalo, Hanggoro Nur Purwanto, menitikberatkan pada esensi pelayanan prima demi menjaga iklim investasi.
“PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan. Kami berharap penyambungan daya ini dapat mengoptimalisasi operasional pabrik,” ujarnya merinci sasaran teknis.
Hanggoro menambahkan, multiplier effect (efek ganda) dari keandalan listrik ini tidak hanya sekadar membuat mesin pabrik menyala.
“Kami berharap ini mampu meningkatkan produktivitas, memperluas kapasitas ekspor, serta memberikan efek domino berupa pertumbuhan ekonomi lokal dan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Pohuwato,” tuturnya.
Di sisi lain, Direktur PT Millenium Agroindo Selebes, Li Yao, menyampaikan apresiasi tingginya atas profesionalitas yang ditunjukkan PLN.
“Dukungan pasokan listrik yang andal dari PLN adalah kunci keberlangsungan operasional pabrik kami. Dengan sinergi ini, kami optimistis dapat menggenjot kapasitas produksi dan menjaga kualitas produk demi memenuhi permintaan pasar global yang ketat,” pungkas Li Yao. (**)
Editor: Ady Putong


Discussion about this post