Manado, Barta1.com – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Cheng Wei Global Co. Ltd., Taiwan, dalam acara yang digelar di Ruang Theater Polimdo, Jumat (6/03/2026).

Kedatangan rombongan Cheng Wei Global Co. Ltd. disambut langsung oleh jajaran pimpinan Polimdo. Setelah penyambutan, rombongan diarahkan ke Coffee Polimdo untuk berdiskusi dan saling bertukar pemahaman terkait rencana kerja sama yang akan dijalankan ke depan.

Pembahasan kemudian dilanjutkan secara lebih serius melalui penandatanganan MoU yang dilakukan oleh Sam Hsieh dan Queena Yeh selaku Vice President Cheng Wei Global Co. Ltd., Taiwan.
Dalam sambutannya, Queena Yeh menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari pihak Polimdo.
“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada Polimdo yang sudah menerima kami dengan sangat baik,” ungkap Queena sambil tersenyum.
Ia juga mengapresiasi pihak kampus yang sebelumnya telah membuka dan menyelenggarakan proses wawancara bagi mahasiswa yang ingin mengikuti program ini.
“Terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang minggu lalu sudah membuka dan mengadakan interview. Terima kasih juga kepada adik-adik mahasiswa yang sudah mendaftar,” ujarnya.
Queena menjelaskan, dari 36 peserta yang mendaftar, sebanyak 33 mahasiswa dinyatakan lolos seleksi. Informasi terkait penempatan para mahasiswa tersebut akan segera disampaikan oleh pihak perusahaan.
“Kemarin dari 36 peserta yang mendaftar, 33 mahasiswa dinyatakan lolos. Untuk penempatannya akan kami informasikan secepatnya,” jelasnya.
Ia juga menenangkan para mahasiswa yang akan berangkat ke Taiwan agar tidak merasa khawatir.
“Jika sudah berada di Taiwan, adik-adik tidak perlu khawatir. Kalian tidak sendiri, karena kami akan membantu dan mendampingi kalian di sana,” tambahnya.
Setelah penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil perusahaan serta sistem kerja Cheng Wei Global Co. Ltd., Taiwan.
Direktur Polimdo, Dra. Mareyke Alelo, MBA, yang didampingi Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Juliet P.T. Makinggung, SE., MSi., serta Koordinator Humas Polimdo Ivoletti Walukow, SE., MSi., menyambut baik kerja sama tersebut.
Mareyke berharap program ini dapat membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dan kompetensi dari negara maju.
“Mahasiswa kita bisa belajar dari berbagai negara seperti Jepang, Cina, Eropa, dan kali ini Taiwan. Taiwan adalah salah satu negara maju di Asia, sehingga mahasiswa dapat mempelajari etos kerja masyarakatnya,” ujarnya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa Polimdo berada di bawah kementerian sehingga ada aturan yang harus dipatuhi, terutama terkait perlindungan terhadap mahasiswa yang mengikuti program magang di luar negeri.
“Karena mereka adalah mahasiswa, maka mereka harus dilindungi. Salah satu bentuk perlindungan itu adalah adanya dosen yang melakukan monitoring selama program berlangsung,” jelas Mareyke.
Ia juga menambahkan bahwa biaya monitoring tersebut menjadi tanggung jawab pihak perusahaan.
Menurutnya, perlindungan ini penting mengingat Indonesia tidak memiliki hubungan bilateral resmi dengan Taiwan.
Meski demikian, Polimdo sebelumnya pernah menjalin kerja sama serupa dengan Taiwan yang difasilitasi oleh kementerian.
“Programnya waktu itu tiga tahun kuliah di Polimdo, kemudian satu tahun di Taiwan, serta enam bulan di industri,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Jurusan Pariwisata Polimdo, Dr. Bernadain D. Polii, SPd., MPd., kepada Barta1.com membenarkan bahwa sejumlah mahasiswa dari jurusannya akan segera diberangkatkan ke Taiwan.
“Mahasiswa yang akan berangkat berasal dari program studi Perhotelan dan Global Tourism Management. Diharapkan mereka dapat belajar budaya negara lain sekaligus meningkatkan kompetensi mereka,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa para mahasiswa akan menjalani magang di bidang hospitality, yang berfokus pada industri pelayanan dengan menekankan sikap ramah, empati, serta kenyamanan bagi tamu atau pelanggan.
“Program ini khususnya bagi mahasiswa Jurusan Pariwisata dengan rencana masa magang selama satu tahun,” jelasnya.
Kesiapan Mahasiswa Magang di Taiwan
Salah satu mahasiswa Program Studi Global Tourism Management, Sharon Mamonto, mengungkapkan rasa bahagianya setelah dinyatakan lolos mengikuti program magang di Taiwan.
“Saya bahagia bisa menjadi salah satu mahasiswa yang terpilih untuk magang di Taiwan. Ini merupakan peluang besar bagi saya untuk berkembang di dunia pariwisata ke depannya,” ungkap Sharon.
Ia berharap pengalaman magang tersebut dapat membuka peluang kerja yang lebih luas setelah menyelesaikan studinya di Polimdo.
“Dalam magang ini saya akan berfokus pada bidang Food and Beverage Service, yaitu melayani tamu dengan sepenuh hati,” tuturnya.
Sharon juga menyampaikan bahwa program magang yang akan dijalaninya di Taiwan berlangsung selama satu tahun. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post