Sangihe, Barta1.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali menegaskan pernyataan Bupati Michael Thungari terkait pertumbuhan ekonomi yang disampaikan saat peresmian GOR Membara, Jumat, (20/2/2026).
Melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ronald Lumiu, pemerintah daerah menegaskan bahwa angka 7,07 persen bukanlah pertumbuhan ekonomi kumulatif selama satu tahun.
Lumiu menjelaskan, pernyataan Bupati saat itu merupakan bentuk apresiasi kepada aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai berkontribusi terhadap capaian ekonomi daerah pada beberapa kuartal sepanjang 2025.
Dalam sambutannya, Bupati memaparkan pertumbuhan ekonomi secara kuartalan (quarter to quarter). Pada triwulan IV 2025 dibandingkan triwulan III 2025, pertumbuhan ekonomi Sangihe tercatat 7,07 persen. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Provinsi Sulawesi Utara yang sebesar 7,02 persen pada periode yang sama.
Secara tahunan (year on year), yakni triwulan IV 2025 dibandingkan triwulan IV 2024, pertumbuhan ekonomi Sangihe tercatat 6,38 persen. Angka itu melampaui capaian Provinsi Sulawesi Utara sebesar 5,95 persen. Adapun secara kumulatif 2025 dibandingkan 2024, pertumbuhan ekonomi Sangihe juga disebut sedikit lebih tinggi.
Menurutnya, Bupati tidak pernah menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Sangihe selama satu tahun penuh mencapai 7,07 persen. Penyebutan angka tersebut, kata dia, semata-mata merujuk pada capaian kuartalan dan dimaksudkan sebagai bentuk penghargaan atas kinerja ASN dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.
“Jadi sekali lagi, itu bukan klaim data tahunan,” ujarnya.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post