Bitung, Barta1.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung menggelar kegiatan pemberian bonus kepada Atlit,Pelatih dan Ofisial perwakilan Kota Bitung, dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sulawesi Utara tahun 2025. Senin (23/2/2026).
Kegiatan ini berlangsung di ruang S.H. Sarundajang Pemkot Bitung, yang dihadiri oleh Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E, Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, S.Sos, Sekretaris Daerah Kota Bitung, IGN Rudy Theno, S.T, M.T, M.A.P, Ketua Harian KONI Kota Bitung, sekaligus Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Letkol Inf H. Ruslan Abdul Gani, S.Sos, M.M, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Julitje Margareta Maringka, S.E, serta jajaran Pejabat di lingkungan Pemkot Bitung.
Kontingen Kota Bitung pada Porprov XII, berhasil meraih 155 medali terdiri dari 26 medali emas, 52 medali perak dan 77 medali perunggu, capaian tersebut menempatkan Kota Bitung pada peringkat ke-5 dari seluruh peserta se-kabupaten/kota di Sulawesi Utara.
Selain itu, Kota Bitung juga adalah Kabupaten/Kota ke-4 se-Sulut yang menyerahkan bonus sebesar Rp1.2 Miliar bagi Atlit, Pelatih maupun Ofisial. Hal ini sebagai wujud keseriusan Pemerintah Kota dalam menghargai prestasi Olahraga.

Wali Kota Bitung, dalam sambutannya menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan semangat juang para atlet serta seluruh tim.
“Sebagai Pemerintah Kota Bitung dan atas nama masyarakat, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen. Torehan 155 medali ini adalah prestasi yang membanggakan dan harus terus ditingkatkan,” ucap Wali Kota.
Ia menjelaskan, penyerahan bonus kepada Atlet, Pelatih, dan Ofisial sejatinya telah direncanakan sejak awal Februari, namun baru dapat direalisasikan setelah seluruh proses administrasi dan persyaratan diselesaikan.
Selain penyerahan bonus, Pemerintah Kota Bitung juga memberikan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan kepada atlet, pelatih, dan ofisial sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah apabila terjadi hal yang tidak diinginkan selama mengikuti pertandingan.
Honandar menegaskan bahwa pemberian bonus ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan wujud nyata penghargaan atas prestasi sekaligus motivasi agar atlet Kota Bitung mampu meraih capaian yang lebih tinggi pada ajang olahraga berikutnya.
“Kami berharap prestasi ini menjadi pemacu semangat untuk terus berlatih dan berjuang, sehingga ke depan Kota Bitung bisa menembus peringkat yang lebih tinggi di tingkat provinsi bahkan nasional,” pungkasnya. (Chris)


Discussion about this post