Gorontalo, Barta1.com – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gorontalo menunjukkan sisi kemanusiaan dalam peringatan Bulan K3 Nasional dengan menggelar aksi donor darah, Selasa (27/1/2026). Aksi yang dipusatkan di Aula Kantor UP3 Gorontalo ini merupakan kolaborasi rutin antara PLN dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Gorontalo.
Kegiatan ini diikuti oleh 33 peserta yang berasal dari berbagai lini, mulai dari pegawai organik, Tenaga Alih Daya (TAD), hingga mitra kerja PLN. Dari total pendaftar, tim medis berhasil mengumpulkan 26 kantung darah yang memenuhi kriteria kesehatan untuk disalurkan kepada pasien yang membutuhkan di rumah sakit wilayah Gorontalo.
Langkah ini diambil mengingat kebutuhan darah di Gorontalo yang seringkali mengalami defisit, terutama untuk golongan darah tertentu. Berdasarkan data kesehatan daerah, aksi donor darah masif dari instansi seperti PLN membantu menjaga ketersediaan stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI untuk kebutuhan darurat medis.
Manager PLN UP3 Gorontalo, Hardi, menjelaskan bahwa aksi ini adalah bagian dari budaya K3 yang sehat. Menurutnya, keselamatan kerja tidak hanya berarti terhindar dari kecelakaan di lapangan, tetapi juga memiliki tubuh yang sehat dan jiwa yang peduli terhadap keselamatan nyawa sesama manusia.
“Bulan K3 Nasional menjadi momentum bagi kami untuk mengingatkan seluruh insan PLN bahwa keselamatan dan kesehatan adalah nilai utama. Donor darah ini menjadi wujud nyata kepedulian kami kepada sesama masyarakat Gorontalo,” ujar Hardi di sela-sela kegiatan.
Aksi ini juga dipandang sebagai metode untuk memperkuat solidaritas internal di lingkungan kerja. Hardi percaya bahwa hubungan emosional yang baik antarpegawai dan mitra kerja yang terbangun melalui aksi sosial akan berdampak positif pada produktivitas dan kekompakan saat menjalankan tugas operasional kelistrikan.
“Semangat kebersamaan tersebut sangat penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Jika kita peduli pada sesama dengan mendonorkan darah, maka kepedulian terhadap keselamatan rekan kerja di lapangan juga akan meningkat,” tambahnya.
Proses donor darah dilaksanakan dengan protokol kesehatan dan standar keselamatan kerja yang ketat. Setiap calon pendonor wajib melewati skrining medis, mulai dari pengecekan kadar hemoglobin (Hb) hingga tekanan darah, guna memastikan kualitas darah yang diambil dalam kondisi prima.
Keberhasilan mengumpulkan 26 kantung darah dalam satu pagi merupakan pencapaian positif bagi internal PLN UP3 Gorontalo. Darah-darah tersebut nantinya akan diproses oleh PMI sebelum didistribusikan ke pasien penderita talasemia, korban kecelakaan, maupun kebutuhan tindakan operasi di rumah sakit setempat.
Melalui aksi donor darah ini, PLN UP3 Gorontalo berkomitmen untuk terus menjadikan aspek kesehatan sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi bisnis perusahaan. PLN berharap kesadaran akan pentingnya donor darah dapat menular ke instansi lain demi menjamin terpenuhinya hak atas kesehatan bagi seluruh masyarakat Gorontalo. (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post