Manado, Barta1.com – Hearing lintas Komisi DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama jajaran Universitas Negeri Manado (UNIMA) terkait meninggalnya mahasiswi EMM atau Eva Maria Mangolo, yang digelar di Ruang Serbaguna DPRD Sulut, Selasa (13/01/2026), menghasilkan sejumlah rekomendasi penting.
Rekomendasi tersebut dibacakan langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulut, Louis Carl Schramm. Salah satu poin utama adalah mendorong pemberian sanksi administratif yang tegas kepada pihak-pihak yang terlibat, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, dengan berlandaskan pada bukti-bukti yang telah dikumpulkan oleh SATGAS PPKPT (Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi).
“Yang tentunya dengan bukti-bukti yang ditemukan oleh SATGAS PPKPT,” tegas Louis.
Rekomendasi kedua, lanjutnya, menegaskan bahwa proses hukum pidana harus tetap berjalan. Ia juga meminta pihak UNIMA untuk secara aktif mengawasi dan memastikan proses hukum tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Rekomendasi ketiga adalah mendorong dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap UNIMA atas berbagai peristiwa yang pernah terjadi.
“Kasus Eva adalah puncak dari gunung es. Ini harus menjadi titik balik bagi UNIMA,” jelas Louis.
Selain itu, DPRD Sulut juga mendorong agar Eva Maria Mangolo diberikan sebuah award atau penghargaan. Menurut Louis, penghargaan tersebut layak diberikan karena keberanian Eva dalam melaporkan apa yang dialaminya, serta menuliskan surat sebelum meninggal dunia.
“Dia menyampaikan pesan kepada publik dan kepada UNIMA. Dalam suratnya ada kalimat: Tolong saya ini adalah korban terakhir, jangan lagi ada Eva Maria Mangolo lain,” ungkapnya.
Louis menegaskan, persoalan ini harus menjadi perhatian serius karena UNIMA merupakan harapan besar bagi para orang tua, tidak hanya dari Kepulauan Nusa Utara, tetapi juga dari wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR), Minahasa, hingga Kota Manado. Sebagai institusi pendidikan tinggi, UNIMA seharusnya menjadi simbol harapan dan rasa aman bagi masyarakat Sulut.
Pada akhir penyampaiannya, Louis juga meminta agar pihak UNIMA memberikan perhatian hingga pada pembangunan makam Eva Maria Mangolo di Kepulauan Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Sementara itu, Rektor UNIMA Dr. Joseph Philip Kambey, S.E., Ak., MBA bersama jajaran terlihat menerima dan menyimak seluruh kesimpulan hasil hearing tersebut. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post