Manado, Barta1.com — Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menggelar Ibadah Pranatal di Auditorium Prof. Ruddy Tenda, Senin (15/12/2025). Ibadah tersebut berlangsung khidmat dan penuh sukacita, dipimpin langsung oleh Pdt. Jerry Purnama dengan pembacaan firman Tuhan dari 1 Korintus 16:14.

Dalam khotbahnya, Pdt. Jerry menyampaikan bahwa kelahiran Yesus Kristus membawa dampak besar bagi umat manusia, yakni pengampunan dan keselamatan. Perayaan Natal, menurutnya, menjadi momentum untuk terus menghidupi kasih dalam setiap aspek kehidupan.

Pada kesempatan itu, Pdt. Jerry juga menyampaikan sukacita atas pertambahan usia Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, yang genap berusia 61 tahun.

“Di perayaan Natal ini, kita juga bersukacita atas pertambahan usia ibu kita semua, Ibu Direktur Maryke Alelo,” ujarnya.

Ia menambahkan, seorang pemimpin yang memiliki kharisma akan mampu menuntun seluruh civitas dengan potensi yang telah Tuhan berikan. Menurutnya, sentuhan kasih dari Direktur Polimdo nyata dirasakan oleh seluruh warga kampus.
“Kita semua bisa merasakan sentuhan kasih dari Ibu Direktur. Beliau bukan tipe pemimpin yang hanya duduk memberi komando, tetapi turun langsung ke lapangan,” ungkap Pdt. Jerry.
Ia menggambarkan sosok Direktur Maryke sebagai pemimpin yang aktif melihat langsung kondisi di lapangan, memiliki hati yang kokoh, serta semangat besar untuk membangun institusi. Bahkan, ia berharap ke depan Polimdo dapat kembali membuka program S2, bahkan S3, sebagai wujud pengembangan kampus yang terus mengalir dan tidak terukur.
Pdt. Jerry juga mengajak seluruh civitas akademika untuk terus berkarya, meningkatkan kompetensi, serta memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, khususnya bagi para mahasiswa.
“Pada hari ini, pimpinan Polimdo juga memberikan bantuan kepada mahasiswa Papua serta mahasiswa yatim piatu. Ini merupakan bagian dari pelayanan kampus Polimdo yang menyentuh siapa saja,” jelasnya.
Ibadah kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan berupa beras kepada mahasiswa.
Bantuan tersebut mendapat respons positif dari mahasiswa Papua Jurusan Teknik Elektro Polimdo, Geno Wonda.
“Bantuan ini sangat membantu kami sebagai mahasiswa Papua yang merantau. Melalui ibadah ini, kami sangat terbantu atas kekurangan yang ada. Mewakili seluruh mahasiswa Papua, kami mengucapkan terima kasih banyak,” ucapannya.
Sementara itu, dalam sambutan Natalnya, Direktur Polimdo, Dra. Maryke Alelo, MBA, mengajak seluruh civitas akademika untuk melakukan segala sesuatu dengan kasih. Ia memaparkan tiga tujuan utama pendidikan.
Pertama, pendidikan mempersiapkan seseorang untuk bekerja dan mencari nafkah.
“Pendidikan membentuk keterampilan, mengajarkan sikap yang baik, serta menanamkan sopan santun agar seseorang siap bekerja,” ungkapnya.
Kedua, pendidikan mendorong mahasiswa untuk menjalani hidup secara bermakna.
“Mengapa adik-adik harus belajar bahasa Inggris? Bukan semata-mata untuk mengejar IPK 4, tetapi untuk mempersiapkan diri agar dapat bekerja tidak hanya di Indonesia, melainkan juga di luar negeri. Itu yang membuat hidup menjadi bermakna,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa setiap orang memiliki alasan untuk belajar. Mengutip Kolose 3:23, ia berkata, “Apa pun yang kamu lakukan, lakukanlah seperti untuk Tuhan.” Menurutnya, inilah esensi hidup yang bermakna.
Ia juga memberikan contoh sederhana tentang kebiasaan membawa tumbler ke kampus.
“Bukan sekadar supaya diizinkan masuk kelas, tetapi untuk menjaga kesehatan kita. Semua hal perlu dicari tahu maknanya, karena hidup ini sangat berharga,” tuturnya.
Tujuan ketiga pendidikan, lanjut Direktur Maryke, adalah memulihkan hidup, karena hidup itu mulia.
“Tuhan Yesus berkata: Akulah jalan, kebenaran, dan hidup,” ujarnya singkat, sembari mengajak seluruh civitas Polimdo untuk memulihkan hidup di dalam Tuhan Yesus.
Ia menegaskan bahwa tujuan pendidikan bukan hanya memperoleh ijazah, sertifikasi kompetensi, atau IPK tinggi.
“Semua itu untuk mempersiapkan kita memperoleh pekerjaan, menjalani hidup secara bermakna, serta memuliakan hidup kita dan hidup orang lain,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Direktur Maryke menyampaikan harapan agar seluruh keluarga besar Polimdo senantiasa diberkati.
“Kiranya Tuhan Yesus menuntun kita mengakhiri tahun 2025 dan memasuki tahun 2026 dengan sehat, selamat, dan sejahtera. Tuhan Yesus memberkati,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post