Aceh Tamiang, Barta1.com – Setelah berhasil menyalurkan pasokan listrik darurat ke sejumlah fasilitas vital, PT PLN (Persero) kini memastikan kelancaran operasional genset di seluruh wilayah terdampak banjir Aceh dengan menjamin ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Jaminan pasokan ini krusial untuk menopang layanan dasar, termasuk air bersih.
Di Aceh Tamiang, pemulihan layanan air bersih mulai berjalan bertahap setelah PDAM Aceh Tamiang dioperasikan menggunakan genset berkapasitas 33.000 watt yang dipasok PLN. Ketersediaan air bersih menjadi prioritas utama setelah pasokan listrik lumpuh selama sepekan.
Selain itu, pasokan listrik darurat PLN juga menjangkau Kabupaten Langsa. Berkat koordinasi BNPB, TNI, dan Polri, truk-truk pembawa genset berhasil menembus jalur berlumpur untuk memastikan masyarakat terdampak kembali mendapatkan layanan listrik.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh (nama narasumber disesuaikan untuk kebutuhan berita) menegaskan jaminan logistik kelistrikan.
“PLN memastikan ketersediaan BBM untuk seluruh genset yang beroperasi di Aceh berada dalam kondisi aman. Distribusi dilakukan melalui koordinasi dengan Pertamina melalui tiga jalur utama,” ujarnya, menggarisbawahi upaya logistik yang terstruktur.
Distribusi BBM dilakukan melalui jalur Krueng Raya, Lhokseumawe, serta Meulaboh dan Medan. PLN menyalurkan tambahan 5 kiloliter bensin dan solar di Banda Aceh, 10 kiloliter bensin dan solar di Lhokseumawe, dan mengajukan tambahan 20 kiloliter dari Kuala Simpang.
Pasokan BBM ini sangat vital, terutama untuk genset berkapasitas besar seperti yang digunakan untuk memulihkan perkantoran pemerintahan dan layanan publik. Dukungan Polri, yang membantu pendatangan genset 100.000 watt menggunakan kapal, menunjukkan skala kebutuhan daya untuk memulihkan pusat-pusat layanan publik. (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post