Banda Aceh, Barta1.com – Upaya percepatan pemulihan pascabencana di Aceh ditingkatkan melalui kolaborasi intensif antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan PT PLN (Persero), didukung penuh oleh TNI dan Polri. Fokus utama kolaborasi ini adalah memastikan fasilitas kesehatan dan layanan publik vital segera beroperasi.
Pada Sabtu (6/12), helikopter Sikorsky berlogo BNPB dikerahkan untuk membantu pendistribusian logistik kelistrikan. Helikopter tersebut mengangkut satu unit genset milik PLN berkapasitas 250 kWh dari Lanud Sultan Iskandar Muda menuju Takengon, Aceh Tengah, menggunakan metode sling load.
Genset berkapasitas besar ini diprioritaskan untuk memulihkan pasokan listrik di RSUD setempat, memastikan layanan kesehatan bagi warga terdampak bencana dapat berjalan optimal. Tindakan darurat ini diambil untuk mengatasi kesulitan akses darat menuju Aceh Tengah.
Pemulihan cepat juga terjadi di Aceh Tamiang. Berkat genset PLN, sejumlah infrastruktur penting kembali berfungsi. RSUD Muda Sedia kini kembali beroperasi setelah genset berkapasitas 66.000 watt diaktifkan, sementara Tamiang Sport Center sebagai lokasi pos pengungsian kini dialiri listrik untuk menopang kebutuhan penyintas.
Selain itu, Polri turut mendukung pendatangan genset berkapasitas 100.000 watt menggunakan kapal dari Banda Aceh ke Aceh Tamiang. Genset ini dialokasikan untuk memulihkan layanan perkantoran pemerintahan yang sempat terhenti, menunjukkan skala kerusakan yang memerlukan intervensi besar. (**)
Editor:
Ady Putong
Barta1.Com


Discussion about this post