Medan, Barta1.com – PT PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara (Sumut) segera mengambil tindakan darurat dengan mengerahkan total sekitar 701 personel siaga untuk menghadapi dampak cuaca ekstrem berupa banjir dan longsor di berbagai wilayah. Pengerahan besar-besaran ini bertujuan mengamankan jaringan dan mempercepat pemulihan pasokan listrik bagi masyarakat yang terdampak.
Cuaca ekstrem memicu kerusakan pada sistem ketenagalistrikan di sejumlah daerah krusial, termasuk Medan, Binjai, Langkat, Deli Serdang, Karo, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Kota Sibolga, dan Kabupaten Tapanuli Tengah.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumut, Surya Sahputra Sitepu, menjelaskan bahwa tim siaga dari seluruh unit layanan bergerak cepat.
“Tim siaga seluruh unit layanan langsung melakukan pengamanan instalasi jaringan PLN dan percepatan pemulihan infrastruktur kelistrikan yang rusak,” ujar Surya, Jumat (28/11/2025).
Surya menegaskan seluruh penanganan di lapangan dilakukan dengan mengedepankan standar keselamatan tertinggi, baik bagi masyarakat maupun petugas. Ia menjelaskan bahwa setiap langkah asesmen, pengamanan, hingga perbaikan dilakukan sesuai standar operasi.
“Seluruh pekerjaan lapangan dilaksanakan dengan prinsip zero accident, memastikan tidak ada aktivitas perbaikan sebelum kondisi benar-benar aman,” ujarnya, sembari menekankan keselamatan adalah prioritas utama.
PLN Sumut saat ini secara bertahap melakukan pemulihan pada titik-titik yang telah dinyatakan aman dari genangan air, arus banjir, material longsor, maupun risiko bencana susulan. Surya menjamin komitmen PLN.
“PLN akan terus melakukan pemulihan hingga seluruh sistem kembali normal, dan berkomitmen memulihkan sistem kelistrikan hingga pulih sepenuhnya.”
Keandalan yang dijaga oleh 701 personel siaga ini sangat krusial mengingat skala sistem kelistrikan Sumut. Sistem ini memiliki Daya Mampu Pembangkit mencapai 2.500 MW dengan Beban Puncak rata-rata 1.800 MW.
Stabilitas sistem sebesar ini sangat rentan terhadap gangguan jaringan transmisi dan distribusi akibat bencana alam.Mengakhiri imbauannya, Surya mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya listrik di tengah kondisi ekstrem.
“Jangan menyentuh peralatan listrik yang terendam air atau jaringan yang tampak turun. Gunakan aplikasi PLN Mobile atau Call Center 123 agar laporan dapat segera ditangani,” katanya.
Keberhasilan pemulihan cepat ini akan sangat menentukan stabilitas pasokan bagi jutaan pelanggan di Sumatera Utara. (**)


Discussion about this post