Minut, Barta1.com — Manengkel Solidaritas bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan PT Tirta Investama Airmadidi melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) akhir tahun Program Keanekaragaman Hayati (Kehati) 2025 di Taman Wisata Edukasi Kehati Kaki Dian, Airmadidi, Jumat (14/11/2025).

Kegiatan ini bertujuan menilai capaian program sepanjang tahun 2025, mengevaluasi kondisi ekosistem, serta merumuskan langkah penguatan pengelolaan kawasan untuk tahun berikutnya.

Taman Wisata Edukasi Kehati Kaki Dian sendiri dikembangkan sebagai ruang konservasi, edukasi lingkungan, dan ekowisata berbasis masyarakat. Sepanjang 2025, berbagai program telah dijalankan, mulai dari pemeliharaan dan pengayaan vegetasi, peningkatan fasilitas edukasi, kegiatan belajar lingkungan bersama sekolah dan komunitas, hingga pelibatan aktif warga dalam aksi pelestarian alam.

Monev ini diikuti oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Utara, Pemerintah Desa Airmadidi, PT Tirta Investama Airmadidi, perwakilan komunitas lokal, dan tim Manengkel Solidaritas. Proses kegiatan mencakup kunjungan lapangan, penilaian capaian program, serta diskusi multipihak untuk menyusun rekomendasi tindak lanjut.
Meiske Luntungan, SR Manager PT Tirta Investama Airmadidi, menegaskan bahwa kegiatan Monev menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola Taman Kehati Kaki Dian.
“Taman Kehati Kaki Dian bukan hanya ruang hijau, tetapi juga ruang belajar dan ruang kolaborasi. Melalui monitoring dan evaluasi ini, kami melihat apa yang sudah berhasil, apa yang perlu diperbaiki, dan bagaimana kawasan ini dapat terus berkembang sebagai pusat edukasi dan ekowisata yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Hasil awal monitoring menunjukkan adanya peningkatan tutupan vegetasi, bertambahnya kegiatan edukasi lingkungan, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan kawasan. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi penguatan program edukasi, penambahan sarana interpretasi lingkungan, serta peningkatan sistem pemantauan flora dan fauna.
“Hasil Monev ini akan menjadi dasar perencanaan kegiatan tahun 2026 dan menjadi bagian dari komitmen bersama untuk melestarikan keanekaragaman hayati serta menghadirkan ruang hijau yang aman, nyaman, dan edukatif bagi masyarakat Minut,” pungkasnya. (*)
Editor: Meikel Pontolondo


Discussion about this post