Bitung, Barta1.com — PT PLN (Persero) berhasil mengalirkan pasokan listrik andal tanpa gangguan selama Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2025 di Kota Bitung, Sulawesi Utara, menjadikan event nasional ini semakin berenergi dan memukau ribuan pengunjung.
Festival yang berlangsung dari 8 hingga 12 Oktober 2025 ini berjalan mulus tanpa kedip listrik, berkat infrastruktur kelistrikan PLN yang stabil, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung event pariwisata unggulan di wilayah Sulawesi Utara.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Suluttenggo, Usman Bangun, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi tim PLN yang menjaga aliran energi tetap lancar sepanjang festival, memastikan setiap momen terang benderang.
“Kesuksesan kelistrikan di Festival Pesona Selat Lembeh menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi daerah,” ujar Usman, menekankan bagaimana tegangan listrik andal menjadi fondasi keberhasilan event ini.
Ia menambahkan, “Kami berupaya terus memberikan pelayanan terbaik dengan listrik yang andal, aman, dan tanpa kedip,” seraya menyoroti peran PLN dalam mengenergi sektor pariwisata Sulawesi Utara, di mana rasio elektrifikasi telah mencapai target tinggi menuju 100% pada 2027.
Usman juga menjelaskan, kehadiran PLN tidak sekadar memastikan keberlanjutan pasokan energi, tapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui infrastruktur kelistrikan tangguh di setiap momentum penting daerah, seperti FPSL yang menarik wisatawan nasional.
Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, mengungkapkan stabilitas listrik di seluruh lokasi kegiatan merupakan hasil persiapan matang dan koordinasi intensif seluruh jajaran PLN, dengan daya mampu pasok mencapai 894,08 MW untuk wilayah Suluttenggo.
“Kami telah menyiapkan peralatan dan personel sejak tahap persiapan,” jelas Revi, menyebutkan penggunaan Unit Gardu Bergerak (UGB), Uninterruptible Power Supply (UPS), dan Genset di lokasi utama untuk menjaga aliran energi tetap stabil.
Ia menambahkan PLN UP3 Manado menurunkan tim quick response yang siaga 24 jam, memantau tegangan dan arus listrik secara real-time untuk mencegah blackout selama festival berlangsung.
“Kami bersyukur seluruh kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan kelistrikan. Terima kasih kepada seluruh karyawan PLN atas dedikasi dan kerja kerasnya,” tutup Revi, menekankan kolaborasi tim sebagai kunci sukses.
Dengan keberhasilan ini, PLN berharap dapat terus mengalirkan energi andal untuk mendukung kemajuan sektor pariwisata, memperkuat citra Kota Bitung sebagai destinasi wisata unggulan yang terang, tangguh, dan berdaya, seiring dengan cadangan daya 178,57 MW yang siap menghadapi lonjakan beban puncak. (**)
Editor:
Ady Putong


Discussion about this post