Manado, Barta1.com – Civitas Akademika Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali menggelar prosesi wisuda gelombang kedua tahun 2025 untuk Program Diploma III dan Sarjana Terapan. Acara berlangsung khidmat di Auditorium Prof. Ruddy Tenda, Jumat (26/09/2025).

Prosesi dimulai dengan pembukaan resmi oleh Ketua Senat Polimdo, Marson Budiman, SST., MT., yang kemudian dilanjutkan dengan laporan akademik dari Wakil Direktur Bidang Akademik, Dr. Diane Tangian, SH., MSi.
“Izinkan saya menyampaikan laporan pelaksanaan wisuda hari ini, untuk program Diploma III dan Sarjana Terapan gelombang kedua tahun 2025,” ujar Dr. Diane.
Dalam laporannya, Dr. Diane mengungkapkan bahwa hingga 19 Agustus 2025, jumlah total lulusan Polimdo mencapai 17.700.016 orang, terdiri dari:
Diploma I: 29 orang, Diploma II: 1.320 orang, Diploma III: 9.355 orang dan Sarjana Terapan: 6.724 orang. Untuk wisuda gelombang kedua ini, sebanyak 494 wisudawan diwisuda, dengan rincian: Diploma III: 106 orang dan Sarjana Terapan: 388 orang. Dengan tambahan ini, total lulusan Polimdo hingga saat ini berjumlah 18.210 orang.
Dalam sambutannya, Direktur Polimdo, Dra. Mareyke Alelo, MBA menyampaikan apresiasi kepada orang tua yang selalu mendampingi proses pendidikan mahasiswa.
“Tanpa peran orang tua, mungkin adik-adik tidak akan berada di momen penuh sukacita seperti ini,” ungkap Mareyke.
Ia juga menyoroti prestasi mahasiswa yang mengikuti program IISMA (Indonesia International Student Mobility Awards), termasuk yang berasal dari Polandia dan Australia. Bahkan, ada mahasiswa yang baru kembali dari program magang di Jepang dan sudah direkrut kembali untuk bekerja di sana.
“Apa yang kalian ikuti selama ini adalah pintu kesempatan yang terbuka lebar. Ketika kemarin ada aksi demonstrasi, mahasiswa Polimdo tidak diperkenankan ikut. Namun sekarang, silakan berdemo, tapi bukan sembarang demo. Tunjukkan demonstrasi kemampuan, keahlian, dan kompetensi kalian,” pesannya penuh semangat.
Ia juga mengingatkan bahwa harapan orang tua pasca-wisuda adalah anak-anak mereka bisa segera bekerja. Namun, di tengah persaingan yang ketat, lulusan Polimdo diharapkan mampu menciptakan peluang sendiri.
“Mari kita ciptakan lapangan pekerjaan. Prioritaskan hidupmu untuk mengejar hal-hal yang substansial. Fokuslah mengembangkan diri, tanpa harus menjatuhkan orang lain,” tambahnya.
“Selamat kepada seluruh wisudawan dan orang tua. Tuhan memberkati perjalanan kalian ke depan,” tutup Mareyke.
Salah satu wisudawan, Lany Bander, menyampaikan rasa syukurnya bisa menyelesaikan studi di Jurusan Administrasi Bisnis Polimdo.
“Semua ini karena penyertaan Tuhan, peran orang tua, dan bimbingan para dosen yang tak pernah lelah membimbing selama 4 tahun studi,” tutur Lany kepada Barta1.com.
Ia juga menambahkan bahwa sistem pendidikan vokasi yang diterapkan di Polimdo membuatnya siap menghadapi dunia kerja.
“Karena kami sudah terbiasa dengan pola vokasi yang menekankan kesiapan kerja, kami tidak akan kaget menghadapi dunia industri. Untuk sekarang, saya akan fokus mencari pekerjaan,” pungkasnya. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post