• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Mei 3, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Polimdo Kenalkan Alat Pembuat Gula Semut Bertenaga Surya untuk Industri Pertanian Ramah Lingkungan di Minsel

by Meikel Eki Pontolondo
1 September 2025
in Edukasi
0
Tim Peneliti Polimdo bersama Mitra. (foto: istimewa)

Tim Peneliti Polimdo bersama Mitra. (foto: istimewa)

0
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Minsel, Barta1.com – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) melalui tim penelitinya berhasil melaksanakan kegiatan diseminasi pemanfaatan alat pembuat gula semut yang terintegrasi dengan teknologi energi surya (Photovoltaic/PV System).

Tim Peneliti Polimdo bersama Mitra. (foto: istimewa)

Ketua tim peneliti, Melky Kristna Elia Paendong, SE., MBA, yang didampingi oleh anggota timnya, seperti Adelaida Joroh, SE., MM, Arief Perdana Kumaat, SE., MM, Dominikus Andreo Maryadi, M.Ak, I Gede Para Atmaja, ST., MT, dan Stieven Rumokoy, ST., MT, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Katalisator Kemitraan Berdikari yang didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).

“Acara diseminasi ini dilaksanakan pada hari  ini, Senin, 1 September 2025, di Kelompok Tani Talaut Jaya, Desa Talaitad Utara, Kecamatan Suluun Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel),” ungkap Melky sambil tersenyum.

Ia melanjutkan, bahwa sinergi multi-pihak menjadi dorongan penting untuk produksi berkelanjutan. Kegiatan ini merupakan puncak dari penelitian Katalisator Kemitraan Berdikari yang berjudul “Penerapan Teknologi Tepat Guna untuk Produksi Gula Semut Berkelanjutan dengan Integrasi Photovoltaic System sebagai Solusi Industri Pertanian Ramah Lingkungan.”

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan hasil penelitian, memberikan pemahaman tentang pentingnya teknologi tepat guna dalam meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendorong kolaborasi dalam pengembangan usaha gula semut berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa aktivitas dalam kegiatan ini mencakup sosialisasi teknologi, demonstrasi produk menggunakan alat pembuat gula semut berbasis energi terbarukan, serta sesi diskusi dan tanya jawab.

Acara ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan sebagai mitra dan audiens utama. Mitra utama dalam kegiatan ini adalah Kelompok Tani Talaut Jaya di Desa Talaitad Utara, yang menjadi pengguna langsung dari alat tersebut.

“Sedangkan mitra dari unsur pemerintah diwakili oleh Pemerintah Kecamatan Suluun Tareran sebagai pemangku kebijakan lokal. Untuk mitra dari sektor pendidikan, hadir SMK Negeri Pertanian Pembangunan Sulawesi Utara (Sulut) sebagai mitra pendidikan vokasi,” tuturnya.

Ia juga menekankan bahwa teknologi PV mampu menjawab tantangan dalam membangun industri yang ramah lingkungan, terutama melalui demonstrasi alat pembuat gula semut bertenaga surya yang diperkenalkan dalam acara ini.

“Sebagai tim peneliti, kami berharap teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi produksi gula semut, sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemanfaatan energi terbarukan di sektor pertanian dan UMKM,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa penerapan energi surya diharapkan dapat mengurangi biaya produksi dan mendorong terbentuknya industri pertanian yang lebih ramah lingkungan.

“Hasil yang ingin dicapai dari program ini adalah adopsi teknologi oleh kelompok tani untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, memberdayakan masyarakat lokal, serta memperkuat ekosistem kemitraan multi-pihak. Selain itu, program harus juga diharapkan dapat menjadi model replikasi untuk mendorong penerapan teknologi serupa di desa-desa lainnya,” pungkasnya. (*)

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: iseminasi pemanfaatan alat pembuat gula semut yang terintegrasi dengan teknologi energi suryaMelky Kristna Elia Paendongpolimdo
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Wali Kota Weny Gaib Temui Massa Aksi Demo Aliansi Mahasiswa Kotamobagu

Wali Kota Weny Gaib Temui Massa Aksi Demo Aliansi Mahasiswa Kotamobagu

Discussion about this post

Berita Terkini

  • SMAN 1 Manganitu Raih Juara I Lomba Masamper Tingkat Sulawesi Utara 2026 3 Mei 2026
  • Alarm bagi Pendidikan Vokasi: Teknik Mesin Polimdo Hadapi Krisis Minat dan Regenerasi Dosen 2 Mei 2026
  • Semarak Peringatan 63 Tahun Integrasi Papua di AMN Dipimpin Rektor Unsrat dan Kolonel Jacobus 2 Mei 2026
  • HUT ke-17 IKA Polimdo: Menebar Kepedulian, Menghidupkan Kasih di Setiap Langkah 2 Mei 2026
  • Supriyadi Pangellu: Pak Gubernur, Evaluasi Dulu Kinerja Calon Sekprov! 2 Mei 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In