Manado, Barta1.com – Pesta Seni Remaja Sinode GMIM tahun ini melahirkan sebuah kisah baru. Di tengah tradisi panjang dominasi tim-tim besar, muncul kejutan dari Singkil. Adalah Remaja GMIM Yarden Singkil Kampung Islam berhasil menyabet gold champion atau juara 1 lomba band rohani, sekaligus mematahkan dominasi yang selama ini digenggam jemaat-jemaat mapan dan juara bertahan.
Selama bertahun-tahun, nama-nama seperti GMIM Sion Perak Sorong, GMIM Bukit Moria Rike, GMIM Getsemani Sakobar, dan beberapa tim lain hampir selalu menghiasi papan juara. Mereka dikenal punya talenta musik berlimpah, latihan terstruktur, dan dukungan kuat dari jemaat. Tak heran, panggung lomba band rohani kerap dianggap “milik mereka”.
Namun tahun ini, narasi berubah. Dari sebuah sudut di Singkil, anak-anak muda GMIM Yarden tampil penuh kejutan. Dengan aransemen yang segar, dinamika musik yang berani, serta kekompakan vokal dan instrumen, mereka berhasil merebut hati juri dan memikat penonton. Sorak sorai pun menggema ketika nama GMIM Yarden Singkil diumumkan sebagai juara pertama.
Para juri pun memberikan apresiasi khusus. “Performance, skill baik, aransemen dan interpretasi lagu sangat baik. Seperti nonton konser, powerful, sound balance, aransemen keren, skill mantap. Tahun depan tambah gitaris supaya lebih perfect. Tetap rajin latihan. Penampilan bagus, kekompakkan solid, arr good, eksekusi tepat. Drummer good,” demikian catatan yang tertulis dalam penilaian.
“Buat kami, kemenangan ini bukan soal mengalahkan siapa-siapa. Kami hanya ingin mempersembahkan talenta terbaik bagi Tuhan. Tapi kalau bisa jadi bukti bahwa remaja dari jemaat kecil juga mampu bersuara, tentu ini berkat yang luar biasa,” ujar Jendri Samadi, pelatih band, dengan penuh haru.
Kemenangan GMIM Yarden Singkil Kampung Islam bukan sekadar trofi. Ia menjadi simbol bahwa talenta dan dedikasi bisa melampaui tradisi dominasi, dan bahwa Pesta Seni Sinode selalu terbuka bagi kejutan serta kebangkitan generasi baru. Para personil: Kasih Megawe (drum), Jio Bandil (bass), Divine Kussoy (keyboard 1), Calvari Loho (keyboard 2) dan Via D Bilalang (vokalis). Ini murni anggota remaja jemaat yang bukan tambahan personil dari jemaat lain atau denominasi gereja lain.
“Puji Tuhan band remaja GMIM Yarden boleh berada sampai titik ini. Semua kami persembahkan untuk kemuliaan nama Tuhan Yesus,” ujar Ketua Remaja GMIM Yarden Singkil Kampung Islam, Pnt Ever Kinsale diamini para personil band.
Peliput: Randy Dilo


Discussion about this post