• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Selasa, Juni 23, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News

Eco Vibe Festival dari Serikat Pekerja PLN Jadi Ajang Perlawanan Kultural Melawan Krisis Ekologi

by Ady Putong
17 Agustus 2025
in News, Webtorial
0
Eco Vibe Fest 2025 juga menampilkan penggiat kesenian yang menyentil upaya kesadaran memelihara ekosistem lingkungan. (foto: pelaksana event)

Eco Vibe Fest 2025 juga menampilkan penggiat kesenian yang menyentil upaya kesadaran memelihara ekosistem lingkungan. (foto: pelaksana event)

0
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com — Eco Vibe Festival 2025 yang digelar di kawasan Megamas Manado pada awal Juni 2025 menjadi momentum perlawanan kultural melawan krisis ekologi. Acara ini diselenggarakan oleh Tamang Bae Lingkungan bekerja sama dengan Serikat Pekerja PLN Sulut, sekaligus menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni.

Sejak pagi hingga malam, panggung festival dipenuhi musik pop, tari kontemporer, teater, mural, seni ukir, bonsai, hingga deklamasi puisi. Semua elemen itu dirangkai dalam satu pesan: mencintai bumi sebagai rumah bersama.

Di momen puncak, aktris Mongga membawakan lagu “Banuangku” dalam bahasa Sangihe dengan teater kolaboratif Sanggar Kreatif. Penampilan ini menjadi simbol perlawanan kultural yang lembut namun mendalam terhadap eksploitasi alam.

Menurut catatan United Nations Environment Programme (UNEP), dunia kehilangan sekitar 10 juta hektar hutan setiap tahun dan menanggung beban 400 juta ton sampah plastik. Festival ini ingin mengingatkan, penyelamatan planet tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan politik, tetapi perlu gerakan budaya.

Para penyair seperti Jamal Rahman Iroth hingga Inggrit Pangkey tampil dengan karya-karya yang menyuarakan “nubuat pertobatan ekologis.” Mereka memandang puisi sebagai peluru kesadaran, bukan sekadar ekspresi sastra.

Filosof Theodor Adorno dan Richard Rorty turut dikutip dalam panggung dialog lingkungan festival ini, menegaskan bahwa seni adalah jalan alternatif bertemu kebenaran ketika logika rasional buntu menghadapi krisis ekologis global.

PLN hadir dengan kampanye elektrifikasi hijau, memamerkan kendaraan listrik dan teknologi energi ramah lingkungan. Bagi PLN, transisi energi bersih harus diiringi dengan kesadaran ekologis yang dibangun melalui ruang-ruang seni dan kebudayaan.

“Puisi dan seni pada Eco Vibe Fest ini lebih mulia daripada pidato politik,” ujar salah satu pengunjung. Kehadiran PLN dalam festival seni dianggap menegaskan bahwa penyelamatan bumi adalah kerja bersama, lintas sektor.

Eco Vibe Festival 2025 akhirnya menjadi ajang penuh hikmah, menyatukan seni, energi, dan gerakan lingkungan. Dengan daya gugahnya, festival ini menandai bahwa melawan krisis ekologi bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga soal cinta, puisi, dan kesadaran kolektif. (*)

Editor:
Ady Putong

Barta1.Com
Tags: Eco Vibe Festival 2025serikat pekerjaserikat pekerja PLN
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Direktur Polimdo, Dra Mareyke Alelo, MBA saat mempimpin upacara dalam rangka HUT RI ke - 80 Tahun. (foto: istimewa)

Polimdo Gelar Upacara HUT ke-80 RI: Semangat Merah Putih dan Apresiasi Capaian Akademik

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Gratis 40 hari! Nasdem Bitung Gelar Nobar World Cup 2026 di Pusat Kota 23 Juni 2026
  • Plt Bupati Sitaro Lakukan Audiensi dengan Kemendagri Bahas Produk Hukum Daerah 22 Juni 2026
  • Louis Schramm Soroti SPMB 2026, Ingatkan Kesempatan Putra Daerah Jangan Tergerus 22 Juni 2026
  • Mengabdi ke Masyarakat, 5 Akademisi Perempuan Unima Turun Gunung Menuju Tapal Batas Indonesia 22 Juni 2026
  • Kolaborasi Teknik Sipil dan Elektro Polimdo Hadirkan PJU Tenaga Surya untuk Warga Kairagi Satu 20 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In