Manado, Barta1.com – Anggota DPRD Dapil Nusa Utara, Normans Luntungan, secara tegas meminta agar biaya operasional dari Bank Sulut-Gorontalo (BSG) dievaluasi.
Ia menilai besarnya biaya tersebut tidak wajar dan perlu menjadi perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
“Kenapa harus dievaluasi? Supaya terjadi kewajaran yang se-wajar-wajarnya,” tegas Normans saat menyampaikan pandangannya dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulut, Selasa (22/07/2025).
Normans juga menyoroti bahwa hingga kini Standard Operating Procedure (SOP) dari BSG belum terlihat jelas, terutama berdasarkan pemantauannya di cabang BSG Gorontalo.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Provinsi Sulut, Fransiskus Andi Silangen, menyampaikan apresiasi atas masukan tersebut dan menyatakan bahwa pernyataan Normans akan ditindaklanjuti.
“Nanti akan dijawab oleh Gubernur Yulis Selvanus dan Wakil Gubernur Victory Mailangkay secara tertulis,” ujar Silangen.
Permintaan evaluasi ini mungkin akan membuka ruang diskusi lebih luas terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan di lembaga perbankan milik daerah.
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post