Manado, Barta1.com – Saat ini Bapemperda (Badan Pembentukan Daerah) Provinsi Sulut sedang menggenjot 8 Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah). Dan itu, terdiri dari 7 Ranperda usulan eksekutif dan 1 Ranperda inisiatif.
Salah-satunya adalah Ranperda Kepemudaan yang dipimpin Ketua Pansus, Eldo Wongkar, yang saat ini sudah berjalan proses pembahasannya.
Ketua Bapemperda DPRD Sulut, Vionita Kuera, dalam rapat perdana Panitia Khusus (Pansus) Kepemudaan mencoba menanyakan terkait sosialisasi pembelajaran nilai-nilai karakter bangsa dan penguatan ideologi Pancasila untuk anak-anak di sekolah maupun para pemuda.
“Apakah Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) dan Kesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) Sulut berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk memastikan pembelajaran nilai-nilai karakter bangsa dan penguatan ideologi Pancasila untuk anak anak di sekolah dan para pemuda?” tanya Vionita, saat melakukan rapat di Ruang Serbaguna DPRD Provinsi Sulut, Senin (26/5/2025).
Dia pun kembali menanyakan, sosialisasi tersebut apakah sudah berjalan dengan baik? Jika belum, akan berdampak pada pembentukan Perda (peraturan daerah), jadi sia-sia.
“Jika tidak tersosialisasi dengan baik, maka sia-sia Perda yang kita buat,” tegas srikandi Golkar Dapil Nusa Utara ini.
Kadis Dispora Provinsi Sulut, Jimmy Ringkuangan, menanggapinya dengan menyampaikan ketika lahirnya Perda kepemudaan ini tentunya akan membangun sinergi antar pemerintah dan lembaga – lembaga kepemudaan.
“Di mana akan terjadi kolaborasi antar pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, akademisi, pers dan masyarakat dalam strategi pentahelix. Ini yang diharapakan, agar mendapatkan sebuah rumusan yang strategis dalam pemberdayaan pemuda pada regulasi formal, agar bisa menjawab persoalan yang dihadapi saat ini,” tuturnya sembari menjawab Dispora ke depan akan melakukan koordinasi dan bekerja sama dengan dinas pendidikan hingga ke sekolah – sekolah terkait pembinaan karakter anak.(*) Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post