Minut, Barta1.com — Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda, menunjukkan ketegasannya terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kerap terlambat dan absen dalam apel pagi. Dalam apel KORPRI yang digelar pada Senin (17/3/2025), ia memerintahkan pencatatan nama-nama ASN yang tidak hadir untuk diberikan kepadanya.
“Tolong dicatat yang hadir dan tidak. Berikan nama-nama itu ke saya sebentar,” tegas Joune Ganda di hadapan para ASN.
Bupati dua periode ini menegaskan kedisiplinan waktu adalah hal yang mutlak bagi seluruh ASN. Ia mencontohkan dirinya yang rela bangun pukul 4 subuh demi menghindari keterlambatan.
“Mana mungkin saya bangun jam empat subuh, sedangkan kalian tidak bisa. Pak gubernur kalau apel jam delapan, beliau sudah hadir jam tujuh. Kalian juga harus begitu,” ujarnya.
Penegakan disiplin ini, menurutnya, adalah langkah awal untuk menciptakan pemerintahan yang efektif dan efisien.
“Yang pasti, ketika kedisiplinan itu dilanggar, kita akan proses,” tegas dia.
Joune berharap, kebiasaan buruk segelintir ASN ini dapat segera dihilangkan.
“Karena bagaimana pun kita akan kesulitan untuk membuat sebuah kemajuan kalau kita tidak disiplin. Oleh karena itu, mari kita lebih menghargai lagi setiap waktu yang ada dengan cara sebisa mungkin tidak lagi datang terlambat,” pungkasnya.
Langkah tegas Bupati ini diharapkan dapat menjadi pemicu perubahan positif dalam budaya kerja ASN di Minahasa Utara. (**)
Peliput:
Rolandy Dilo


Discussion about this post