Manado, Barta1.com – anggota DPRD Provinsi Sulut Sulut, Yongkie Limen mendorong Dinas PUPRD Provinsi Sulut untuk memperhatikan irigasi di daerah Modayag, Bolaang Mongondow Timur, Ruang Komisi III DPRD Sulut, Senin (8/07/2024).

“Jika drainasenya tidak diperhatikan bisa-bisa daerah sawa di sana sudah ditanami milu,” ungkap Yongkie di depan sekretaris PUPRD Provinsi Sulut, Steven Tuegeh.
Ia menambahkan, jika sudah tidak ada air sawanya, pastinya akan ditanami milu.
“Bendungan di sana sudah seperti got biasa berjalan terus, sudah tidak ada penampungan air, atau ada saatnya dibuka, sekarang sudah berjalan luar biasa, kemudian luncuran air bagian bawah sudah rusak semua,” ujarnya.
Luncuran air, tambah Yongkie, menahan kaki dari Bendungan, ketika itu jebol semua bendungan akan terangkat.
“Mohon diperhatikan bendungan ini, ketika masuk anggaran perubahan tolong diprioritaskan persoalan bendungan ini, karena menyangkut hajat hidup banyak orang, termasuk masyarakat Sulut,” jelasnya.
Ketika semua masyarakat di sana sudah menanam milu, tambah Yongkie, berarti sudah tidak ada manfaatnya bendungan-bendungan yang ada.
Setelah mendengarkan apa yang disampaikan oleh Yongkie, Sekretaris PUPRD Provinsi Sulut, Steven Tuegeh dan jajarannya, bersepakat berkaitan dengan penganggaran bendungan Modayag pada APBD perubahan harus diprioritaskan. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post