• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Jumat, Agustus 7, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Sifra Kolompoy: Setiap Gunung Mampu Memberikan Kedamaian

by Meikel Eki Pontolondo
27 Februari 2024
in Edukasi
0
Sifra Kolompoy saat berada di Gunung Soputan. (Foto: istimewa)

Sifra Kolompoy saat berada di Gunung Soputan. (Foto: istimewa)

0
SHARES
190
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – keindahan dan suasana yang  menenangkan menjadi alasan Sifra Kolompoy, sampai saat ini masih aktif melakukan pendakian.

Menurut perempuan, kelahiran Amurang 14 April 1992 itu, bahwa keindahan pada puncak gunung dapat memberikan kenyamanan tersendiri daripada berada di perkotaan.

Sifra Kolompoy saat berada di puncak Gunung Payung. (Foto: istimewa).

Sifra menyebut, ketertarikannya  dengan aktivitas pendakian itu  baru memasuki tahun kedua, di mana dirinya sudah melakukan pendakian di gunung Ambang, Soputan, Payung, Tampusu, Mahawu, dan Tangkuban Perahu.

“Setiap gunung yang dikunjungi keindahannya mampu memberikan kedamaian, ketenangan, dan saya sendiri sering terdiam, ketika melihat karya  Tuhan yang begitu indah,” ungkap  Sifra sambil tersenyum.

Bahkan ada beberapa tumbuhan berupa bunga, kata Sifra, bisa ditemui di puncak pegunungan, namun tidak bisa ditemukan di kota maupun desa. “Sekali lagi, sebuah keindahan yang ditemukan saat berada di pegunungan itu tidak bisa dijelaskan dengan sebuah kalimat, tapi  bisa dirasakan oleh diri sendiri,” jelasnya.

Sifra Kolompoy saat berada di Gunung Tampusu. (Foto: istimewa)

“Saat malam hari, ketika  mendengar suara burung  membuat pikiran itu terasa tenang, apalagi ditemani dengan secangkir kopi, sembari bercengkrama dengan teman-teman,” tutur anak tunggal dari pasangan Fredy Wauran dan Dey Kontu itu.

Ia menambahkan, bukan saja keindahan yang bisa dirasakan selama melakukan pendakian, melainkan juga bisa bertemu dengan berbagai pendaki yang begitu ramah.

“Begitupun dengan medan dari 6 gunung yang sudah dikunjungi, semuanya masih bisa dilalui, dan baik bagi pemula yang ingin merasakan dunia pendakian, namun yang sering ditemukan di lapangan itu ketika hujan adalah jalan yang begitu licin, tapi masih bisa dilewati dengan baik,” terangnya.

ketika ditanya soal kesiapan dalam melakukan pendakian, Sifra mengatakan, tentunya kesiapan mental dan fisik yang harus diperhatikan, apalagi bagi pemula. Kemudian, menyiapkan perlengkapan sesuai dengan lokasi yang akan dikunjungi, seperti carrier, sliping bag, tenda, matras, konfor mini, nesting, dan sepatu khusus untuk pendakian.

“Selain perlengkapan yang telah disampaikan di atas, perlengkapan berupa obat-obatan juga harus diutamakan, ketika melakukan perjalanan seperti minyak kayu putih,” singkatnya.

Dan ke depannya, tambah Sifra, jika Tuhan berkenan dirinya akan melakukan pendakian ke gunung Gamkonora di Halmahera, Maluku Utara. Jika tidak, ia akan melanjutkan pendakian ke gunung tertinggi di Sulawesi Utara, yakni Klabat. (*)

 

Peliput: Meikel Pontolondo

 

 

Barta1.Com
Tags: dan Tangkuban Perahu.Gunung AmbangmahawuPayungPendaki GunungSifra KolompoySoputanTampusu
ADVERTISEMENT
Meikel Eki Pontolondo

Meikel Eki Pontolondo

Jurnalis di Barta1.com

Next Post
Owner dan staf Kedai Kopi Bungkoez. (foto: istimewa)

Tidak Sepi Dari Pengunjung, Kedai Kopi Bungkoez Kian Berkembang

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Eco-Enzyme hingga Paving Block, Polimdo Berbagi Inovasi Pengelolaan dan Bantuan Tempat Sampah di Malalayang Dua 7 Agustus 2026
  • Polisi Bekuk Terduga Pelaku Pencurian Belasan Tabung Gas dan Kursi Plastik di Kecamatan Girian 7 Agustus 2026
  • Galakkan Indonesia Asri Langit Biru, DPC Partai Demokrat Talaud Sentuh Masyarakat 7 Agustus 2026
  • Gas Metana TPA Sumompo Tembus 50 Ribu ppm, Naturalis Peringatkan Bahaya Kebakaran 7 Agustus 2026
  • Pembangkit Listrik Pulau Bunaken Gangguan 135 kW, PLN Targetkan Pulih Normal Hari Minggu 7 Agustus 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In