Manado,Barta1.com – Masyarakat diviralkan dengan keberadaan kotak suara Kecamatan Wenang yang dipindahkan ke Graha Gubernur Sulut, pemindahan itu kemudian diketahui oleh berbagai pihak yang mendapatkan informasi dari orang-orang terdekat, salah satunya adalah mantan anggota DPR RI termuda, yakni Hillery B. Lasut, Kamis (15/02/2024).
Kemudian, anak dari Bupati Talaud itu, menulis rasa penasarannya dengan kotak suara yang dibawa ke Graha Gubernur Sulut, menggunakan akun ig @hillarybrigitta. Dari postingan itu, membuat masyarakat berdatangan untuk melihat dan mengawal langsung kejadian tersebut.
Bahkan Caroline Joel, salah satu jaringan relawan gibran nasional, terlihat di depan pintu masuk Graha Gubernur Sulut sejak pukul 21.00 Wita, Kamis (15/02/2024). Ia terlihat berdiri bersama puluhan masyarakat relawan 02, guna mengawal kotak suara sampai dinyatakan berada ditempat yang baik.
“Kami para relawan pada hari ini terpanggil untuk mengawal dan mendesak kepada penyelenggara pemilu, agar kotak suara yang berada di Graha Gubernur Sulut untuk dipindahkan ke lokasi yang lebih aman, mengingat tempat ini berada di wilayah Gubernur. Kita tau sendiri, Gubernur kita ini dari partai apa,” ungkap Caroline.
Lanjut Caroline, jangan sampai ada kecurangan atau indikasi, sehingga beliau (Gubernur Sulut, Olly Dondokambey) dikaitkan, kemudian harus adanya kenetralan. “Supaya suara masyarakat 5 tahun sekali ini bisa dijaga dengan baik. Jangan sia-siakan, makanya kami di sini akan terus mengawal sampai pagi hari, jika belum merasa aman kotak suara tersebut,” ujarnya.
“Ketika mendengar informasi kotak suara ini akan dipindahkan ke kantor Bawaslu Provinsi Sulut, tentunya sangat puas, tapi kami akan terus mengawal sampai tidak ada dugaan kecurangan,” singkatnya.
Caroline menceritakan, kotak suara yang berada di dalam Graha Gubernur Sulut, sesuai dengan kesaksian PPK ( Panitia pemilihan kecamatan) Wenang ada sebanyak 500 kotak suara, terdiri dari kotak suara DPD, DPRD tingkat 1 dan 2, DPR RI, dan Pilpres.
“Dengan kejadian ini, kami mau sampaikan kepada KPU dan Bawaslu jagalah profesionalisme, kenetralan dan kejujuran, karena anda bekerja disumpah,” ucapnya.
Ketika kotak suara di Graha Gubernur Sulut sudah viral di sosial media, ketua KPU Kota Manado Farley Kaparang, langsung menuju lokasi tersebut. Bahkan terlihat juga ketua Bawaslu Kota Manado, Brilliant Maengko.
Dikutip dari ManadoBacarita, di mana Brilliant meminta agar KPU lebih bijak dalam hal-hal teknis, karena hal itu justru menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. “ Untuk itu, kami menghimbau surat suara ini diletakkan kembali di kantor Kecamatan,”pintanya.
Di Graha Gubernur Sulut terlihat kotak suara dikawal ketat oleh pihak kepolisian, sehingga pada tahapan pemindahan kotak suara berjalan dengan baik. (*)
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post