Talaud, Barta1.com – Camat Moronge, Agustinus Rumouw, S.H menyampaikan aspirasi masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud kepada Wali Kota Manado, Selasa (26/09/2023).
Camat Moronge bersama beberapa Kepala Desa dan Tokoh Adat melakukan tatap muka dengan walikota Manado pada Minggu (24/09/2023) di kawasan Mega Mall.
Terkait pertemuan ini, Agustinus Rumouw, S.H menerangkan, kehadirannya bersama Kepala Desa dan Tokoh Adat dalam pertemuan tersebut, merupakan salah satu upaya untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Talaud terkait polemik pasca viralnya video Walikota Manado.
“Maksud dan tujuan kedatangan kami, untuk mendengarkan langsung penjelasan Walikota Manado soal video viral tersebut serta menyampaikan aspirasi atau ungkapan hati dari Camat, Lurah dan Kepala Desa se- Kabupaten Talaud. Serta Tokoh – tokoh Adat dan sebagian masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud,” ungkap Rumouw.
Kata Rumouw, dirinya juga menyentil soal pemicuh reaksi masyarakat Talaud bukan persoalan tinggi atau rendahnya PDRB di Talaud, tetapi analogi badut yang disebutkan oleh Wali Kota Manado yang menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat.
Pasalnya, data angka kemiskinan tahun 2022 yang dikeluarkan oleh BPS berbanding terbalik karena untuk angka kemiskinan ekstrem, Kota Manado berada pada urut 3 teratas, sebanyak 1,87 persen. Sedangkan Kabupaten Kepulauan Talaud hanya 0,14 persen.
Masih pada sumber data yang sama, penduduk miskin Kota Manado berada pada posisi teratas yaitu 25,38 persen, sedangkan Kabupaten Talaud berada jauh di bawah dengan persentasi 7,72 persen.
Ia berharap, pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dan pemerintah Kota Manado bisa duduk 1 meja untuk menyelesaikan persoalan tersebut agar stabilitas keamanan dan kenyamanan bisa terjaga, baik di dalam daerah maupun di luar daerah Talaud.
Peliput : Evan Taarae


Discussion about this post