Sangihe, Barta1.com – Sebanyak 247 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dengan jabatan fungsional guru dan kesehatan menerima SK. Penyerahan SK ini dilakukan oleh Pj Bupati Sangihe Rinny Tamuntuan disela-sela Apel Awal Bulan Agustus di Lapangan Santiago Tahuna, Senin (7/8/2023).
Tamuntuan menjelaskan, 247 PPPK yang menerima SK ini dengan rincian jabatan guru sebanyak 193 orang dan kesehatan sebanyak 56 orang. Namun satu orang mengundurkan diri dan satu orang meninggal dunia, sehingga total menjadi 54 orang PPPK tenaga kesehatan.
“Selamat untuk PPPK yang telah menerima SK, mari bekerja dengan baik,” ajak Pj Bupati perempuan pertama di Sangihe ini.
Sementara itu, di tahun 2023 ini Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Sangihe mengusulkan penerimaan 858 orang PPPK. Hal ini dibeberkan Kepala BKPSDMD Sangihe Aris Pilat.
Menurut dia, pengusulan PPPK itu dilakukan karena Kabupaten Sangihe sampai saat ini masih kekurangan tenaga pegawai khususnya di bidang kesehatan dan guru.
“Kami usulkan PPPK guru sebanyak 384 orang dan tenaga kesehatan sejumlah 457 orang dan tenaga teknis 17 orang,” kata dia.
Pengusulan PPPK lanjut dia, dilakukan sebab masih memiliki peluang untuk diloloskan dibandingkan dengan pengusulan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Dia membeberkan, sampai saat ini sudah ada 759 orang PPPK di Sangihe dengan rincian, tahap I tahun 2020 sebanyak 80 orang terdiri dari tenaga guru 74 orang, Kesehatan 2 orang dan Penyuluh 4 orang. Tahap dua tahun 2021 terdapat 91 orang yang semuanya adalah tenaga guru.
“Tahun 2022 merupakan penerimaan tahap tiga sebanyak 588 orang dengan perincian 200 orang tenaga kesehatan dan 388 tenaga guru,” kunci Pilat.
Peliput: Rendy Saselah


Discussion about this post