• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, April 21, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News

Penertiban Badut Lampu Merah Manado Dinilai Represif, GMNI Berikan Solusi

by Agustinus Hari
6 Juli 2023
in News
0
Penertiban Badut Lampu Merah Manado Dinilai Represif, GMNI Berikan Solusi

Badut lampu merah yang ditertibkan Polisi Pamong Praja dan Dishub Kota Manado. (foto: istimewa)

0
SHARES
354
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Badut lampu merah menjadi trending topik di Kota Manado. Pelak saja, badut yang sering menghibur masyarakat di pinggir jalan itu diduga dirazia petugas Pamong Praja dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Manado, Rabu (5/7/2023).

Razia itu mendapatkan protes dari banyak pihak. Termasuk DPC GMNI Manado, melalui Ketuanya Taufik Poli, ketika diwawancarai Barta1.com dikediamannya, mengatakan penertiban terhadap sejumlah pekerja badut lampu merah ini adalah cara represif bukan solutif.

“Mereka yang dituduh menganggu ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas. Alih-alih memberikan solusi yang komprehensif dan pendekatan represif, yang ditetapkan tidak memberikan solusi,” ungkapnya.

Kehadiran badut lampu merah di Kota Manado, kata Poli, tidak lepas dari faktor sosio-ekonomi. Hal itu lahir berkat minimnya ketersediaan lapangan kerja yang layak, merata, dan memberikan kepastian.

“Data statistik Ketenagakerjaan Provinsi Sulut memperlihatkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Manado masih menyentuh angka double digit, yaitu sebesar 10.47 persen (data BPS 2023). Sedangkan rasio pekerja Kota Manado masih di bawah angka provinsi, sebesar 53.28 persen,” tuturnya.

Menurut Poli, data statistik Ketenagakerjaan Provinsi Sulut ini menunjukkan bahwa Kota Manado masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaiki kondisi ketenagakerjaan, terutama penyediaan lapangan kerja yang layak. “Badut lampu merah merupakan kelompok pekerja rentan yang harus dilindungi. Mereka berada dalam relasi kerja yang tidak layak, yaitu penuh resiko, ber-upah rendah, dan tidak pasti,” singkatnya.

“Sebagai pekerja, mereka harus menyisihkan sebagian pendapatan kepada juragan pemilik kostum, sementara itu, mereka harus berhadapan dengan kondisi jalanan yang penuh bahaya. Status mereka sebagai pekerja informal yang rentan, tidak pasti, dan semakin menyulitkan mereka untuk memenuhi kebutuhan ekonomi,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemkot Manado harusnya mengambil peran untuk melindungi hak-hak pekerja badut lampu merah. Pendekatan represif dan penegakkan hukum harus dihindari karena tidak bisa menjadi pendekatan yang akan menyelesaikan masalah. Sebagai gantinya, pemerintah harus mengambil bentuk pendekatan yang memberdayakan.

“Kami mencoba memberikan masukan langkah yang harus ditempuh Pemkot Manado, yakni memastikan proses pembukaan lapangan kerja yang layak, merata, dan pasti agar angkatan kerja cadangan dapat terserap sehingga menurunkan tingkat pengangguran di Kota Manado. Lapangan kerja haruslah memiliki upah yang layak serta kepastian kerja, sehingga tingkat pekerja informal di Kota Manado dapat menurun,” sahutnya.

Jangka pendek, baiknya Pemkot Manado melakukan pendidikan dan pembekalan keterampilan kepada pekerja badut lampu merah agar memiliki kapasitas dan kesiapan kerja, kemudian menjamin pekerja badut lampu merah terjangkau oleh bantuan pengaman sosial sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah terhadap rakyat miskin.

Selanjutnya memastikan keterlibatan pekerja badut lampu merah dalam program-program UMKM beserta skema-skema bantuan di dalamnya. “Bukan itu saja, Pemkot Manado seharusnya menjalin kerjasama lintas instansi pemerintah, organsiasi masyarakat sipil, dan lembaga pendidikan untuk merumuskan solusi yang komprehensif dan terlembaga, dan memastikan para pekerja badut lampu merah tidak mengalami eksklusi sosial dari lingkungannya, sehingga tetap menjadi bagian dari masyarakat yang berdaya,” pungkasnya.

Peliput: Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: Badut Lampu MerahmanadoPemkot Manado
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Perwakilan GFA-RESD Datangi Polimdo, Mahasiswa Selesaikan 4 Capstone Project

Perwakilan GFA-RESD Datangi Polimdo, Mahasiswa Selesaikan 4 Capstone Project

Discussion about this post

Berita Terkini

  • RELIGIUSITAS KRISTIANI DALAM PUISI “IJINKAN AKU MERINDUKAN-MU”, KARYA DONALD TOLOH 21 April 2026
  • Polisi Tangani Kasus Dugaan Pemalakan dan Penganiayaan terhadap Pelajar di Bitung 20 April 2026
  • Hengky Honandar : Manajemen ASN Fondasi Utama dalam Mewujudkan Birokrasi yang Profesional 20 April 2026
  • Wabup Sangihe Buka TKA SD 2026, Tekankan Kejujuran dan Kesiapan Infrastruktur 20 April 2026
  • Hengky-Randito Dampingi Dirjen Pendidikan Tinjau Pelaksanaan TKA di SDN Impres 6/84 Madidir 20 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In