• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Minggu, September 27, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Edukasi

Dipertanyakan Jabatan Kaprodi Teknik Informatika Universitas Prisma Manado Dijabat Dosen S1

by Agustinus Hari
25 Mei 2023
in Edukasi
0
Dipertanyakan Jabatan Kaprodi Teknik Informatika Universitas Prisma Manado Dijabat Dosen S1

Gedung Universitas Prisma Manado. (foto: meikel/barta1)

0
SHARES
483
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Berbagai persoalan di Universitas Prisma Manado mulai bermunculan dipermukaan. Salah satunya adalah jabatan Kepala Program Studi (Kaprodi) Fakultas Teknik Informatika yang diduga dijabat dosen bergelar strata satu atau S1.

Nyatanya, syarat menjadi seorang dosen minimal menyelesaikan studi S2. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 perihal guru beserta dosen, yang dimana dosen wajib memiliki kualifikasi akademik minimal magister (S2). Artinya, sesudah S1, seseorang wajib melanjutkan pendidikannya ke jenjang magister agar bisa menjadi dosen. Apalagi saat ini, banyak perguruan tinggi mensyaratkan dosennya bergelar doktor (S3).

Melihat kenyataan itu di lapangan, mahasiswa akhir Universitas Prisma Manado, Fritztian Riantama Tite mempertanyakan status dosen yang masih bergelar S1 di Universitas Prisma Manado. “Baru di kampus Prisma Manado lulusan S1 mengajar ke calon S1,” ujar Tite kepada Barta1.com belum lama ini.

Bukan itu saja, dosen berinisial NDP yang dimaksud Tite ini menjabat sebagai Kaprodi Teknik Informatika. NDP menjadi seorang pembimbing bagi mahasiswa lulusan S1. “Sampai saat ini saya bingung S1 bisa pegang jabatan seperti Kaprodi, setahu saya jabatan ini dipegang lulusan magister dan sebagainya,” ujarnya.

Menurut Tite, permasalahan ini harus diperhatikan dan segera diselesaikan untuk kemajuan dari Universitas Prisma Manado. Pada waktu yang sama, Marketing Director Universitas Prisma Manado, Roger Sariowan ketika dikonfirmasi Barta1.com perihal gelar S1 bisa mengajar dan menjabat Kaprodi Teknik Informatika Universitas Prisma Manado, dirinya menjawab tanya ke NDP saja.

NDP, selaku Kaprodi Teknik Informatika Universitas Prisma Manado, ketika dikonfirmasi dihari yang sama dengan Sariowan, hanya menjawab mending langsung ke Wakil Rektor (Warek) 1 saja.

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Prisma Manado, Magie Kapojos ketika dikonfirmasi melalui chatting WhatsApp hanya dibaca tanpa dibalas, ketika ditelpon ditolak tanpa ada balasan hingga berita ini naik.

Sedangkan kuasa hukum Universitas Prisma Manado, Decroly Raintama ketika dihubungi Barta1.com menjawab bahwa NDP bukanlah Kaprodi Teknik Informatika, melainkan dia adalah asisten Kaprodi. “NDP itu baru S1, jadi dia baru asisten. Untuk, Kaprodi Teknik Informatika ada orangnya,” jawabnya.

Peliput : Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: Universitas Prisma Manado
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Beromzet Rp 1,4 M, Manado Beach Walk Dinilai Tanpa Kajian DPRD Sulut

Beromzet Rp 1,4 M, Manado Beach Walk Dinilai Tanpa Kajian DPRD Sulut

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Jull Takaliuang Sebut Rencana TMS Kembali Menambang sebagai “Kegilaan” 26 September 2026
  • Warga Sangihe Gelar Ritual Adat Dalumatehu Sembanua untuk Menjaga Pulau 26 September 2026
  • Teman Bermain Himapsi JPPB Unima, Jadi Ruang Lepas Penat Mahasiswa Psikologi 26 September 2026
  • Resmikan Gedung PDKB Bogani, PLN Perkuat Kesiapan Tim Untuk Jaga Keandalan Listrik 26 September 2026
  • Persma Vellichor Cetak Calon Jurnalis Muda Lewat PJTD Angkatan IV Batch 2 26 September 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In