Manado, Barta1.com – Nuansa budaya dalam pendaftaran bakal calon legislatif (caleg) Sulut sangat kental terlihat beberapa waktu lalu.
Glory Lidwina Tawaang yang menikmati penjemputan pengurus dan bakal caleg dari PDI Perjuangan di KPU Provinsi Sulut dengan tarian maengket, yang diutus dari sanggar Chrysant Kakaskasen.
“Intinya kehadiran saya dan teman-teman di sini, karena diundang untuk mengisi acara ini. Dan ini juga kesempatan bagi kami, untuk terus memperlihatkan inilah budaya kami yang harus dilestarikan oleh generasi muda saat ini,” ungkapnya kepada Barta1.com belum lama ini.
Tarian maengket, menurut remaja kelahiran Tomohon 29 Maret 2008 ini, menjadi sebuah hobi karena dirinya juga bagian dari keluarga yang mendalami tarian maengket ini. “Opa saya dahulunya adalah pelatih maengket. Jadi saya, terdorong untuk mempertahankan budaya ini, dan ingin memperkenalkannya sampai ke luar daerah nantinya,” harapnya.
“Selama berlatih maengket tidak ada kesulitan, karena saya memang suka dengan menari. Kedepannya akan berlatih lagi untuk lebih baik,” tuturnya anak pertama dari tiga bersaudara. Dari pasangan Aleandro Tawaang dan Filly Polii.
Menurutnya, mendalami tarian maengket baru tahun 2023 ini, sejak bulan Januari hingga April. Karena sebelumnya, dirinya berfokus pada tari kreasi yang diikuti sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) Katolik Kakaskasen.
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post