Manado, Barta1.com – Memasuki bulan suci Ramadan 1444 Hijriah, terlihat pada awal berbuka puasa umat Muslim di Kota Manado menyerbu lokasi jajanan takjil yang menghiasi Boulevard II, Sindulang Dua, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Sulut, Jumat (24/3/2023).
Novita Lontoh, salah satu penjual mengaku kue dan buah jualannya diserbu oleh pelanggan yang akan berbuka puasa. “Penjualan takjil bagi saya keuntungannya di posisi kedua. Yang terutama membantu mereka yang berpuasa,” ungkapnya.
“Di sini kami menjual aneka takjil. Ada kue donat, risoles, susen, biapong kacang, roti coklat dan lalampa. Kemudian dilengkapi buah es putih yang didalamnya berisi nangka, kelapa dan sirsak. Dan ada pula salat dan es lumpur,” jelas Lontoh sembari menyebut dirinya sudah berjualan kue selama 20 tahun.
Ia menyebut bahwa kue risoles, lalampa dan donat yang paling disukai oleh mereka yang akan berbuka puasa. “Kami berjualan dari pukul 16.00 WITA. Di dua tempat kue kami sudah habis, dan buah es putih satu termos sudah hampir habis juga,” terangnya.
“Intinya semua kue ini enak dan lembut karena saya sendiri yang membuatnya. Dan esok harinya kami akan berjualan lagi tapi dengan menu yang berbeda agar setiap mereka yang mau berbuka puasa tidak bosan dengan apa yang kami jual,” ujarnya.
Berjualan kue di bulan puasa menjadi agenda wajib bagi Novita Lontoh. Dimana dirinya pada tahun-tahun kemarin juga berjualan dan beberapa tempat di Kota Manado pernah ditempatinya untuk berjualan. “Selama berjualan itu keuntungan bersih yang saya dapatkan itu sebesar Rp 1 juta lebih,” ucapnya.
“Jika niat kita adalah membantu mereka yang berpuasa, apapun yang menghalangi seperti cuaca hujan maupun panas kami akan terus berjualan karena mereka membutuhkannya,” pungkasnya.
Pantauan Barta1.com, jajanan takjil diserbu oleh pelanggan yang akan berbuka puasa. Kemudian lokasi jajanan takjil Novita Lontoh ini bersebelahan jalan dengan Coffe Kemang Manado.
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post