Manado, Barta1.com – Potensi hujan lebat akan kembali melanda Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado. Hal Itu yang disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut, Joi Oroh kepada Komisi III DPRD Sulut. Setelah dirinya melakukan rapat dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Ruang Komisi III DPRD Sulut, Selasa (31/1/2023) kemarin.
“hasil rapat dengan BMKG bahwa 7 hari kedepannya masih ada pontensi hujan lebat diiringi angin dan sebagainya. Bagi teman-teman yang mau berangkat, saya sarankan tunda dulu,” ujar anggota DPRD Sulut, Amir Liputo.
Katanya, ada modifikasi cuaca dengan memindahkan awan ke arah laut. Ini jangan menjadi cerita saja. “Kepala BPBD ini betul atau tidak? Jika ini benar, segera sampaikan kepada BNPB Pusat. Sebab penanganan banjir di Kota Manado belum saja selesai. Jika masih ada hujan lagi, maka akan terjadi kesengsaraan yang luar biasa,” tuturnya.
Mendengarkan pertanyaan dari anggota legislatif dapil Kota Manado itu, langsung dijawab oleh Joi Oroh. “Ia betul ada perencanaannya,” singkatnya.
Diketahui, pertemuan BPBD bersama Komisi III DPRD Sulut itu bagian dari rapat dengar pendapat (RDP) yang membahas terkait penanganan bencana di Kota Manado pasca Banjir dan tanah longsor. RDP itu, dibuka dan ditutup Ketua Komisi III DPRD Sulut, Berty Kapojos.
Sedangkan, anggota lainnya yang ikut hadir seperti Sherly Tjanggulung, Yongkie Limen, Ayub Ali Albugis dan Boy Tumiwa. Selain BPBD, ada pula SKPD lainnya yang terundang, diantaranya BPJN, Perkimtan, BWS Sulawesi I dan PUPR Sulut.
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post