Manado, Barta1.com – Ketika pembangunan masuk di sini, maka mata air-nya akan terancam. Penggalan kalimat disampaikan Deki Posumah (66) kepada Barta1.com, Sabtu (03/12/2022). Lelaki kelahiran Liwutung, 13 Desember 1955 ini, merupakan penjaga kolam renang di Kalasey Dua, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa.
Navigo, itulah nama kolam renang yang setiap harinya dijaga dan dirawat oleh Posumah. “Pertama kali kolam renang ini jadi, kami sekeluarga sudah ada di sini. Ini milik kakak dari istri saya,” jelasnya.
Kolam yang hanya dilingkari 9 keluarga ini terlihat sejuk karena lokasinya masih terlihat alam. “Iya, di sini banyak pepohonan, dan di belakangnya ada ratusan pohon jati,” imbuhnya.
“Sudah sepuluh tahun lebih saya menjaga kolam renang ini. Air-nya sangat jernih. Di sini ada mata air-nya, dan air-nya bisa diminum tanpa direbus. Lokasinya tidak berjauhan dengan Ibukota Sulawesi Utara, hanya membutuhkan 32 menit untuk tiba di lokasi tersebut, dengan menggunakan roda dua maupun empat. Kolam renang ini ramai ketika hari libur seperti Sabtu dan Minggu,” ucapnya.
Navigo ini memiliki 3 kolam renang seperti ukuran orang dewasa berukuran 10 × 10 cm, 4 × 5 cm untuk ukuran keluarga bersantai, dan 4 × 3 cm untuk anak kecil. Bukan hanya kolam renangnya saja, Navigo ini memiliki 2 kamar bagi mereka yang ingin menginap. Kemudian, ada 5 kolam ikan yang bisa menghibur setiap pengunjung yang berdatangan.
“Di sini juga ada aula bisa dibuat acara keluarga, ibadah, maupun kegiatan mahasiswa. Ada pula 5 pondok, yang bisa digunakan untuk tempat santai. Lokasi kami ini searah dengan pondok daun, kebanyakan pengunjung ketika ke sini salah masuk lokasi. Kedepannya, saya akan coba buat penunjuk arahnya,” bebernya.
Saat ditanya terkait harga penggunaan fasilitas dari kolam renang Navigo ini. Posumah menjawabnya dengan santai dan tersenyum. “Bagi pengunjung yang hanya mandi di kolam saja dikenakan biaya Rp 10 ribu saja. jika bagi yang nginap diberikan biaya dari Rp 500 ribu hingga 700 ribu. Tergantung banyaknya pengunjung dan berapa hari akan digunakan. Di Navigo juga ada dapurnya, jika pengunjung mau memasak juga bisa,” pungkasnya.
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post