Manado, Barta1.com – Jennifer Monoarfa, wisudawan jurusan Perhotelan Politenik Negeri Manado sangat bahagia ketika dirinya bisa mengakhiri masa studinya. “Ketika di wisuda perencanaan saja adalah mencari pekerjaan. Dan, tujuan membahagiakan orang tua,” tuturnya sambil tersenyum, Senin (21/11/2022).
Direktur Politenik Negeri Manado, Dra Mareyke Alelo MBA, mengungkapkan tidak ada yang pernah berubah di bawah langit. Perubahan itu akan terus ada. “Di usia ke 35 tahun. Banyak hal yang dicapai Politenik Negeri Manado. Tapi, ada banyak hal juga yang harus kita lakukan,” terangnya.
“Dalam beberapa tahun terakhir 2 program studi akreditasi A. Satunya, akreditasi sangat baik, dan 16 masih terakreditasi B. Sementara kita menikmati wisuda ini, ada 5 mahasiswa Politenik Negeri Manado yang saat ini boleh terpilih dan lolos untuk mengikuti program Internasional Students Mobility Awards,” jelasnya.
Kemudian, ada 4 tenaga pendidik Politeknik Negeri Manado yang mengikuti magang di Amerika dan sebagainya. “Peluang-peluang ini harus dihadirkan bagi kita dan jangan kita abaikan. Saya pernah tidak pernah bosan menyampaikan ini, dimana ada beberapa profit fenomenal di dunia, seperti mobile, nokia dan sebagainya. Terus, dimana mereka sekarang,” tanya dia di depan 421 wisudawan.
Berikutnya, ada mesin pencari terkenal yakni Yahoo.com, kemudian dimana dia sekarang. “Hal-hal seperti ini bisa mengubah fenomena ini, maka kita jangan menunggu. Untuk itu, diberikan waktu meraih banyak hal. Selamat buat kalian yang di wisuda, tapi ini bukan akhir dari segalanya. Tetap maju dan terus melakukan perubahan yang diperlukan,” pintanya.
Gubernur Sulut, Olly Dondokambey diwakili Staf Khusus Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Ir Djemi Gagola menyampaikan atas nama Pemerintah Provinsi Sulut dan selaku pribadi dan keluarga berharap kiranya dengan pencapaian yang diraih wisudawan akan terus terpacu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas diri, menjadi SDM unggul, yang nantinya dapat sumbangsih berarti dan turut membangun bangsa dan daerah tercinta.
Ia berpesan, ikuti setiap perubahan yang terjadi. “Secara pribadi juga, saya senang dengan vokasi. Anak saya yang kedua Diploma IV di Teknik Mesin UGM. Karena ini yang diperebutkan dan dibutuhkan di pasar kerja, tidak hanya ilmu melainkan produknya. Siap pakai dan bekerja itulah vokasi,” pungkasnya.
Kegiatan wisuda kedua Sarjana Terapan dan Diploma III ini dirangkaikan juga dengan penutupan Dies Natalis ke-35 tahun Politeknik Negeri Manado. Dan, acara tersebut dibuka langsung Ketua Senat Politenik Negeri Manado, Prof Dr Ruddy Tenda.
Peliput: Meikel Pontolondo


Discussion about this post