Nasional, Barta1.com – Untuk menunjang keberhasilan penghentian siaran TV Analog atau analog switch off (ASO), pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak telah menyiapkan dukungan yang meliputi empat hal.
Hal ini diutarakan Dirjend IKP Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong pada Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) dan Seremoni Penyerahan Set Top Box (STB) Kementerian Komifo Bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang digelar secara luring dan daring dari Kota Jambi, Provinsi Jambi pada Senin (27/6/2022).
Pertama dukungan infrastruktur yaitu penyediaan multipleksing siaran digital. Penyelenggaraan multipleksing mampu menampung setiap siaran televisi yang bermigrasi ke digital dan menjangkau minimal 70% populasi.
“Dengan siaran TV digital maka masyarakat akan mendapatkan lebih banyak program karena satu multipleksing bisa berisi 6 sampai 12 atau 14 kanal dan ini tentu saja akan meningkatkan kreativitas masyarakat, akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja karena kanal-kanal tadi bisa diisi oleh para konten kreator di kalangan anak-anak muda kita,” kata dia.
Kedua migrasi siaran televisi analog ke digital lembaga penyiaran publik maupun swasta harus mengalihkan program siarannya ke multipleksing siaran digital agar pemirsa turut serta untuk ikut beralih juga.
Ketiga penyediaan perangkat Set Top Box atau STB TV digital harus mudah diperoleh dengan harga terjangkau.
“Harganya sekarang berkisar antara 150 sampai 200.000 tapi bagi masyarakat yang termasuk dalam kategori rumah tangga miskin sesuai dengan data dari Kementerian sosial atau DTKS akan diberikan secara gratis atau cuma-Cuma,” Beber Kansong.
Sementara keempat sosialisasi dan edukasi ke masyarakat agar masyarakat memahami manfaat TV digital kemudian secara sukarela bermigrasi ke sana. “Jadi untuk masyarakat yang tidak masuk dalam kategori miskin kita ber harap secara sukarela membeli step box yang secara mandiri yang tadi saya sampaikan harganya sekitar 150.000 sampai Rp200.000,” pungkas Dirjen IKP.
Peliput : Rendy Saselah


Discussion about this post