Talaud, Barta1.com – Camat Kabaruan, Nelson Sarempaa bersama Pemerintah Desa Kabaruan diserang kelelawar saat mengunjungi lokasi goa yang bakal dikembangkan sebagai objek wisata, Jumat (25/03/2022).
Suara nyaring ribuan ekor kelelawar langsung menggemah saat Camat Kabaruan dan Pemerintah Desa Kabaruan memasuki mulut Goa Wambangan dan Goa Asisi dalam agenda peninjauan spot wisata.
Tak hanya itu, ribuan ekor kelelawar berukuran jumbo ini langsung beterbangan saat cahaya head lamp memancar ke dalam goa. Hal ini membuat kaget karena kelawar tersebut menabrak sumber cahaya.
“Jumlahnya banyak sekali dan berukuran besar-besar. Sempat kaget karena mereka terbang dan menabrak kami. Ini merupakan pengalaman yang luar biasa,” ujar Sarempaa, Jumat (25/03/2022).
Untuk saat ini agenda pengembangan potensi wisata di Desa Kabaruan terus dimatangkan. Usai melakukan peninjauan lokasi, Camat mengungkapkan rasa kagum atas keindahan dan keunikan goa tersebut.
“Keindahannya cukup sulit dijelaskan. Goanya berukuran raksasa, memiliki stalaktit dan stalagmit dan stalagtit serta dihuni ribuan kelelawar berukuran jumbo,” tuturnya.
Di sela-sela peninjauan lokasi goa, camat mendorong Kepala Desa untuk memacu perealisasian pengembangan potensi wisata yang ada. “Desa Kabaruan memiliki banyak sekali potensi wisata. Ini merupakan icon yang jarang dimiliki oleh Desa lain,” ucap Sarempaa.
Peliput : Evan Taarae


Discussion about this post