Pemerintah daerah telah menerapkan kebijakan satu pintu menyangkut arus informasi kondisi Covid-19. Karena itu selain menyediakan juru bicara di setiap Satuan Tugas Penanganan Covid-19, pemerintah juga membuka akses masyarakat dan media ke situs resmi untuk memantau perkembangan kasus selama pandemi.
Demikian halnya di Provinsi Sulawesi Utara, pemerintah kabupaten dan kota juga telah menyediakan situs atau website masing-masing. Lewat aplikasi ini, secara virtual masyarakat dan pihak terkait lainnya bisa memantau beragam data valid, semisal perkembangan kasus terkonfirmasi positif hingga realisasi penyuntikkan vaksin. Secara riil time, operator situs juga memperbaharui data tersebut setiap hari.
Salah satu yang menarik di Sulawesi Utara adalah situs resmi milik Pemkot Manado. Dalam laman beralamat covid19.manadokota.go.id, Pemkot Manado terkesan sudah ambil satu langkah di depan daerah lainnya dalam hal tata kelola informasi Covid-19. Informasi umum menyangkut pertambahan kasus terkonfirmasi positif, jumlah kesembuhan, angka kematian hingga program vaksinasi bisa terakses di situ. Angka-angkanya bisa dibuka per kecamatan hingga kelurahan sehingga mudah untuk diamati.
Namun informasi seperti ini sejatinya disediakan pula oleh situs-situs resmi lainnya milik kabupaten dan kota. Yang membuat website Pemkot Manado berbeda adalah penerapan teknologi geospasial untuk tata kelola informasi di aplikasi ini. Lewat aplikasi PANADA yang digunakan pemerintah kota, pergerakan kasus bisa terpantau dalam lingkup open map.
Dengan fasilitas tagging lokasi, monitor utama situs memperlihatkan sebaran titik merah merujuk pada kasus positif di seluruh Kota Manado. Tapi tak perlu khawatir soal identitas penderita, karena informasi di tiap titik hanya memuat nomor register kasus tersebut.
Sedangkan mengklik fasilitas heatmap positif, layar utama situs langsung berubah warna menunjukan zonasi kasus di semua kecamatan. Bila mengakses pada Rabu 24 November 2021, hanya terlihat dominasi 2 warna saja di layar tersebut, hijau dan kuning. Artinya saat ini Manado sudah di titik aman karena tak ada lagi zona merah.
Masyarakat juga bisa memantau kerentanan wilayah pada kasus Covid-19. Untuk fasilitas satu ini dikhususkan pada kawasan-kawasan yang terhitung strategis atau lokasi dengan mobilitas relatif tinggi.
Lantas di sistem open map, pengakses situs juga bisa membuka beragam informasi menyangkut lokasi fasilitas kesehatan di tiap kecamatan, mulai dari rumah sakit, Puskesmas, rumah sakit bersalin hingga rumah sakit jiwa.
Juga memantau langsung perkembangan sebaran distribusi program vaksin baik dosis pertama dan kedua per kelurahan. Informasinya terhitung lengkap karena memuat data jumlah sasaran, target, jumlah hingga kelas dosis.
Sementara di bagian bawah, angka-angka kasus disajikan dalam 3 model visual; tabel, bar chart dan time line. Model itu juga nampak pada angka vaksin dan kelompok umur.
“Lewat fasilitas selengkap ini masyarakat bisa memantau dengan jelas perkembangan kasus selama pandemi, juga mengetahui apa yang sudah dilakukan pemerintah untuk mengatasinya,” ujar Rolando Sepang, pekerja swasta warga Kelurahan Teling Bawah Kota Manado. (*)
Peliput: Ferdinand L. Putong


Discussion about this post