• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Minggu, Mei 24, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Politik

Perda Covid-19 Dinilai Terlambat

by Redaksi Barta1
31 Oktober 2021
in Politik
0
Perda Covid-19 Dinilai Terlambat

Sosialisasi Perda Covid-19, Fakir Miskin dan Anak Terlantar yang dilakukan Anggota DPRD Sulut, Melky J Pangemanan. (foto: meikel/barta1)

0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Covid-19 oleh DPRD Sulut dianggap terlambat. Nyatanya, dalam Perda Nomor 1 Tahun 2020 ini tidak mencantumkan terkait peraturan PCR dan vaksin.

“Pembahasan perda ini terlalu terlambat, kiranya bisa direvisi lagi,” ungkap Jost Tinungki yang turut hadir dengan pemerintah Desa Kaasar Minut dalam Sosialisasi Perda Penegakan Covid-19, Fakir Miskin dan Anak Terlantar oleh Anggota DPRD Sulut, Melky Jakhin Pangemanan (MJP), di Kaasar Minut, Jumat (29/10/2021).

“Saat ini mau berpergian harus PCR, mau mengurus ke pihak kelurahan harus vaksin, sedangkan keduanya tidak diatur dalam perda ini,” tanya kembali ke MJP.

Senada dengan rekannya Jost Tinungki, Raymond L Legi menyatakan pendapatnya terkait Perda Covid-19 ini. “Jangan sampai perda ini hanya menjadi pemenuhan pemerintah untuk PAD. Jangan hanya denda diberikan kepada masyarakat dan pengusaha. Jika mau, dilihat ada banyak pejabat berfoto saja sudah tidak menjaga jarak, mohon perda ini ada pengembangan lagi,” jelasnya.

Efendy Sondakh selaku narasumber yang diundang mengatakan perlu disepakati dulu ini adalah sosialiasi, bukan lagi untuk direvisi, karena ini sudah melewati beberapa tahapan dengan anggaran yang cukup banyak. “Biarkan perda ini berjalan terus, kita beri kesempatan pemerintah bekerja untuk menerapkan kedua perda ini,” ucapnya.

Melky Pangemanan menyampaikan pembahasan perda tersebut tidak ada kata terlambat, di dalamnya sudah melewati banyak dinamika di lapangan. “Bahwa ada perubahan regulasi terkait vaksin dan PCR untuk perjalanan keluar. Kita tidak mengeluarkan instrumen hukum, jika ada kekosongan peraturan undang-undang (UU), baca ke peraturan daerah, jika tidak ada lagi di peraturan daerah, kita bisa berujung pada ketentuan peraturan yang lebih tinggi lagi,” jawabnya.

Dia memberi contoh di Sulut adanya kebijakan untuk antigen bagi masyarakat dari luar daerah saat masuk Bandara Sam Ratulangi, walaupun sudah dilakukan PCR. “Dan itu, hanya ada di Sulut, dan aturan itu adalah peraturan Gubernur Sulut,” tuturnya.

Gubernur menterjemahkan apa yang menjadi UU dan Perda sekaligus memproteksi masyarakat Sulut agar setiap pendatang dari luar daerah wajib di antigen, agar kenyamanan bagi masyarakat terpenuhi. “Sekali lagi, peraturan ini hanya ada di Sulut, diluar daerah masih terjadi kekosongan akan peraturan ini,” pungkasnya.

Peliput : Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: fakir miskin dan anak terlantarMelky J PangemananPerda Covid-19
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Next Post
Diskusi Kewirausahaan AJI Manado: Membangun Media dan Problem Etik Jurnalis

Diskusi Kewirausahaan AJI Manado: Membangun Media dan Problem Etik Jurnalis

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Adhyaksa FC Home Base di Manado Makin Kencang, Persma Legend Dukung 23 Mei 2026
  • Semangat Konservasi di Pantai Saidan, Artsas Family Edukasi dan Tanam Bibit Mangrove 23 Mei 2026
  • Artsas Family Tanamkan Cinta Lingkungan Lewat Edukasi dan Aksi Penanaman Mangrove di Pantai Saidan 23 Mei 2026
  • Dokumenter Papua Pesta Babi Jadi Ruang Refleksi bagi AJI Manado, Persma dan Oi 23 Mei 2026
  • Dukung Asta Cita Pemerintah, PT Pegadaian Kukuhkan Posisi sebagai Wajah Utama Bank Emas Indonesia 23 Mei 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In