• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News

Diskusi Kewirausahaan AJI Manado: Membangun Media dan Problem Etik Jurnalis

by Redaksi Barta1
31 Oktober 2021
in News
0
Diskusi Kewirausahaan AJI Manado: Membangun Media dan Problem Etik Jurnalis

Diskusi kewirausahaan yang digelar AJI Manado, Jumat (29/10/2021). (foto: aji manado)

0
SHARES
36
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado menggelar diskusi kewirausahaan di Kantor Penghubung Komisi Yudisial Sulut, Jumat (29/10/2021). Diskusi yang berlangsung sekitar 2 jam itu, menghadirkan narasumber Ketua AMSI Sulut, Agus Hari dan MPO AJI Manado, Lynvia Gunde yang merupakan peserta pelatihan kewirausahaan yang dilaksanakan AJI Indonesia.

Kata Via, sekarang ini, sudah banyak platform media sosial yang dijadikan sumber penghasilan dan sumber informasi pembaca. Mulai dari YouTube, Facebook hingga Tiktok yang biasanya lebih dulu mendapatkan informasi, atau isu yang nantinya justru jadi bahan berita ketimbang media terverifikasi.

Hal inilah yang menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi jurnalis dalam hal kecepatan menggaet audience namun tetap memenuhi unsur jurnalis tanpa mengabaikan kode etik jurnalis. “Semua kembali lagi ke trust atau kepercayaan. Jadi sebagai media kita harus kredibel dan jelas. Entah dari segi penjudulan berita atau isi berita,” kata Via lewat rilis yang dikirim ke Barta1.com.

Lynvia juga memaparkan soal model bisnis, model konten, orientasi bisnis hingga soal konten clickbait dan konten pecah (kompilasi). “Untuk konten clickbait memang bisa menghasilkan pundi-pundi uang karena bisa menggaet pembaca untuk mengklik konten kita, namun konten-konten semacam ini sudah banyak ditinggalkan,” kata Lynvia. Via pun menjelaskan kenapa konten clickbait mulai ditinggalkan. “Saat ini banyak partner bisnis atau pemberi modal yang lebih ingin beriklan ke konten yang jelas, tanpa memberi bumbu-bumbu berlebihan yang akhirnya malah jadi konten Clickbait,” jelas Via.

Hal serupa juga disampaikan oleh Agust Hari. Namun di sisi lain, Agus menyingung soal tupoksi wartawan dan bisnis media. “Sudah jadi rahasia umum jika hal yang berbau bisnis, biarlah bagian bisnis di media yang mengurus. Urusan bisnis media antar instansi jangan dicampur dengan urusan kewartawanan guna ke independensi kita sebagai jurnalis tetap terpelihara,” kata Agus di depan puluhan jurnalis dan para pemimpin redaksi serta pemilik media di Sulut.

Ketua AJI Manado, Fransiskus Marselino Talokon berharap apa yang dibahas dalam diskusi bisa diterapkan oleh jurnalis ataupun pemimpin perusahaan media. “Ini sangat penting, karena lewat diskusi ini, kita mendapat gambaran bagimana kita membangun usaha demi kesejahteraan tanpa melanggar aturan organisasi dan Kode Etik Jurnalis,” tegas Slank sapaan akrab Marcelino.

Di akhir diskusi, Sekretaris AJI Manado, Fineke Wolayan menutup diskusi dengan mengucapkan terima kasih. “Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk hadir bersama-sama sharing soal kewirausahaan. Ada banyak ilmu, dan pengetahuan baru yang didapat semoga bisa di implementasikan di dunia jurnalis,” tutup Fine.

Penulis: Kimberly Mongkau

Barta1.Com
Tags: AJI ManadoFransiskus Talokon
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Next Post
Semarak Sumpah Pemuda dengan Kegiatan Pembentukan Karakter Anak-Anak TPA Sumompo

Semarak Sumpah Pemuda dengan Kegiatan Pembentukan Karakter Anak-Anak TPA Sumompo

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Usai Turnamen Catur Daerah, Kepala BNNP Sulut Tatap Event Nasional 18 April 2026
  • Halal Bihalal Jurusan AB Polimdo: Merajut Kebersamaan dalam Keberagaman 18 April 2026
  • WALHI Sulut Perkuat Gerakan Lingkungan, 18 Peserta Ikuti Pelatihan Community Organizer 2026 17 April 2026
  • Pegadaian Gelar “Mengetuk Pintu Langit”, Wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 17 April 2026
  • Anak Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal, Polisi Tindak Cepat Amankan Pelaku 17 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In