• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Minggu, September 13, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News

Merefleksi Kopi di CoffeeBengkel Minahasa Utara (1)

by Redaksi Barta1
14 April 2021
in News
0
Merefleksi Kopi di CoffeeBengkel Minahasa Utara (1)
0
SHARES
129
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kopi di Minahasa telah berusia 489 tahun sejak pertama ditanam. Dan, pada sebuah kantata: seorang gadis berkata, seribu ciuman kekasih tak sebanding nikmat sesesap kopi.

Airmadidi, mulai tumbuh jadi salah satu kota di jalur perlintasan Manado-Bitung. Dulunya, hanya sebuah desa subur di bentang Minahasa Utara yang kini relatif belum lama mekar jadi kabupaten.

Mundur 20 tahun ke belakang, sebagaimana desa-desa di Minahasa, pukul 21.00 Wita, jalanan telah menjadi sepi di Airmadidi. Pada waktu semacam itu, suara dengking serangga terasa bagai pesta malam di petak-petak kebun dan semak. Lalu perlahan, lampu-lampu rumah mulai padam, para petani menepi ke kamar meletakan letih ke bantal.

Airmadidi kini telah berbeda. Sebagaimana kota baru, ia mulai dirambah bisnis malam. Anak-anak muda tak lagi gegas tidur menepis sepi. Mereka punya tempat tongkrongan baru di coffee shop dan resto yang mulai mengisi sisi-sisi Airmadidi. Dan gegas harus kusebut salah satu yang terbaik adalah CoffeeBengkel. Di sana pertama kali saya menyesap nikmatnya “Ijen”.

Ya Ijen, kopi asli dengan harum alami, racikan seorang barista CoffeeBengkel Minahasa Utara (Minut) sambil membayangkan Sabastian Bach, seorang komponis dunia yang agung suatu ketika tak mampu menahan ransangan harumnya kopi. Dengan gairah menggebu-gebu ia menggubah lyric nona Lieschen untuk sebuah opera malam hari.

Lalu, bagi penikmat kopi seperti saya, bersama Ijen CoffeeBengkel, tak mungkin terhindar debak inspirasi tentang kota-kota yang dikerubuti imaji penyair, jalan-jalan dikekalkan para komponis, tempat-tempat di mana semangat kemerdekaan pertama kali dicetus, ruang-ruang saat cinta menjadi hangat, atau saat kecupan paling puitis mengekal. Bahwa, ketika kopi mulai diseduh di sanalah kesedihan itu runtuh, dan semangat menjadi api yang tumbuh. Dan saya menghabiskan 5 jam di CoffeeBengkel!

ada yang bertanya padaku
di mana kopi pertama kali tumbuh

kujawab;
ia tumbuh di tanah Tuhan
di tempat segala pahit berubah kegembiraan

karena itu
ketika kopi mulai diseduh
tak ada lebih nikmat dari pahitnya makna hidup

sejak gerai kopi berhamburan ke atas kisah dunia baru
pertempuran dan penaklukan mengiringi jalan bijibiji
disangrai jadi hitam itu

Bila sekadar menyentil kultur dan sejarah kopi di Minahasa, kita tak lepas dengan era Spanyol pada 1532 ketika bibit kopi dari Amerika Selatan mulai di tanam besar-besaran di tanah Minahasa yang kemudian menjadi komoditi ekspor ke Cina sebagaimana dicatat Nicolas Desliens pada 1541.

Lalu penyerbuan Verenigde Oost-Indiesche Compagnie (VOC) karena nafsu memonopili kopi selain rempah bumi timur bertanah subur ini lewat Simon Kos, yang berlayar menuju Manado disertai dua kapal perang Belanda, Molucco dan Diamant pada awal 1661 dari Ternate. Kekuatan inilah yang mengalahkan Spanyol dan Makassar hingga Manado, Amurang pada bulan Februari 1661.

Namun saya lebih ingin membiarkan catatan lepas ini mengalir bersama sesapan ‘Ijen”. Ya kopi Ijen, ala CoffeeBengkel.

kuteguk badai paling api
dari sajak kopi
harum ampas kau suji

kuteguk pula
lezatnya cemeti
dari cangkir putus asa
harihari suasa
kabung yang perih

lihatlah
semua arah melepuh
diseduh
sajak kopi

sebagai kopi memuisi
kuteguk badai cemetiMu ini

Selebihnya, malam cukup dingin. Hari itu, Senin, 12 April 2021. Sebuah hari yang sesungguhnya biasa. Tidak ada yang istimewa! Kecuali, Ijen yang tersaji pada semacam wadah berbentuk vas bunga kecil, lengkap dengan pita merah melingkar cekung bagian tengah. Sebuah sloki anggur dan segelas air es yang berfungsi sebagai penawar saat Injen menyisakan kelat pada rengkah lidah. (bersambung ke bagian 2)

Penulis : Iverdixon Tinungki

Barta1.Com
Tags: CoffeeBengkelMinahasa Utara
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Next Post
Bijak Bermedsos untuk Promosi Spot Wisata di Talaud

Bijak Bermedsos untuk Promosi Spot Wisata di Talaud

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Tiga Srikandi Elektro Polimdo Ukir Prestasi Nasional, Raih Juara 1 Hackathon Kategori Creative Idea 13 September 2026
  • Rakerwil BKPRMI Sulut 2026: Mengubah Paradigma, Menggerakkan Pemuda, Menguatkan Umat 12 September 2026
  • Putra Tagulandang Pencetak Gol ke Gawang Humbia Soccer School di Final Soeratin Cup U-15 12 September 2026
  • Resmi Dibuka, Gojukai Open Tournament Kajati Sulut Cup V di Bitung Diikuti 744 Atlet 12 September 2026
  • Gol Gabriel Hari dan Hafidz Basuki Benamkan HSS, Sulut FC Lolos ke Seri Nasional Soeratin Cup 2026 11 September 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In