• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Kultur Seni

Peringati Hari Teater Dunia WaleTeater dan NCCL Gelar Pentas Keliling

by Redaksi Barta1
27 Maret 2021
in Seni
0
Peringati Hari Teater Dunia WaleTeater dan NCCL Gelar Pentas Keliling
0
SHARES
428
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Memperingati Hari Teater Dunia dan 73 tahun hubungan Indonesia–Rusia, NCCL bersama WaleTeater Manado akan memproduksi tur teater Nyanyian Angsa karya Anton Chekov dimulai sejak Sabtu 27 Maret 2021 ke berbagai kota di Sulawesi Utara.

Nyanyian Angsa adalah salah satu karya unggul yang ditulis Anton Chekov pada masa kejayaannya. Karya ini menceritakan tentang seorang aktor yang tiba-tiba mendadak kesepian, sakit berat dan sadar bahwa kematiannya akan segera tiba, Kesepian yang menyergap dirinya itu dia lontarkan pada saat dirinya tersesat di panggung dengan sebotol bir dan sebotol anggur.

Melalui Nyanyian Angsa, Chekov seakan ingin menarasikan tentang betapa menyiksanya rasa kesepian itu, dan betapa lumrahnya sang waktu berputar meninggalkan kejayaan menjadi kesendirian.

Sebagai seorang penulis luhung, Chekov paham benar mengenai sifat dasar manusia, Dan refleksi sifat manusia itulah yang mewujud dalam sosok Vasili Svietlovidoff tokoh utama Nyanyian Angsa, seorang aktor tenar yang kini ditinggal oleh penontonya. Sejatinya melalui sosok Vasili, kita dapat melihat cerminan diri kita dan masa jaya kita agar siap menghadapi masa-masa kesepian.

Sebagai sebuah naskah klasik, Nyanyian Angsa memberikan berbagai pemaknaan dan inspirasi bagi para penonton, baik terkait dengan keterampilan akting yang prima hingga pendalaman atas makna batin manusia dan dirinya. Oleh karenanya, Nyanyian Angsa merupakan salah satu naskah yang tepat untuk memberikan penyadaran bagi siapapun akan nilai kemanusiaan di diri kita.

Pementasan teater keliling Nyanyian Angsa digagas sebagai peringatan atas Hari Teater Dunia dan 70 th persahabatan Indonesia – Rusia, Seni merupakan medium yang ampuh dalam membuka sekat dan menawarkan persahabatan.

Di Sulawesi Utara, sejak tahun 90 an Naskah-Naskah Chekov mulai dilirik dan dijadikan referensi dalam pementasan teater modern di Sulawesi Utara, Tercatat dalam Festival Teater Balai Bahasa 1993 beberapa kelompok teater telah membawakan lakon Nyanyian Angsa dan Kisah Cinta Hari Rabu. Demikian pun dalam berbagai pentas mandiri berbagai kelompok teater di Bitung, Manado dan Tahuna, karya karya Chekov turut disajikan oleh berbagai kelompok teater.

Penyajian karya Anton Chekov di panggung teater Sulawesi Utara, dilaksanakan untuk lebih mendekatkan perspektif dan karya para maestro dunia kepada publik Sulawesi Utara. Sebagai refleksi kehidupan, panggung teater menjadi medium perenungan dan apresiasi, Ruang tempat bertemunya ide, gagasan dan imagi.

Nantinya tur Teater Nyanyian Angsa akan dipentaskan di berbagai kota yakni, Airmadidi, Manado, Bitung, Langowan, dan Tahuna. Tak hanya itu, naskah Nyanyian Angsa kali ini diadaptasi dengan gaya dan akulturasi budaya Russia & amp; Minahasa, Pementasan ini digagas untuk lebih mendekatkan naskah-naskah klasik dunia dengan publik Sulawesi Utara.

Para Pemain dan Penata:

Eric Dajoh, aktor dan sutradara Senior Sulawesi Utara. Memulai karirnya dengan bergabung bersama teater Populer Teguh Karya, Erik merupakan satu dari sedikit aktor yang masih produktif berkarya di usia senja. MT Kembuan, aktor muda berbakat Sulawesi Utara. Sebagai seorang Aktor Eden banyak berproses dengan berbagai panggung dan dunia sastra. Selain sebagai aktor, Eden juga aktif dalam berbagai kegiatan advokasi kesenian di Sulawesi Utara.

Allan Umboh, meskipun Allan seorang penyandang disabilitas semangatnya akan seni dan sastra tak pernah padam. Allan terus berproses melalui berbagai pertunjukan dan berhasil mengatasi keterbatasan fisik untuk berkarya.

Epiphany Pangkey, sutradara Muda Sulawesi Utara. Epi memulai karir teater dengan menjadi aktor diberbagai pertunjukan Teater. Melalui Nyanyian Angsa, Epi mengambil pendekatan Minahasa sebagai gaya garap.

Marsel Laoh, berperan sebagai Rahara. Jacq Lawalata, music Director & Musisi senior Sulawesi Utara. Jacq terlibat dalam berbagai program garap pertunjukan teater berskala nasional dan juga memberikan berbagai warna dalam perkembangan musik kontemporer di Sulawesi Utara.

Astrid Tuela, visual artist muda berasal dari Tobelo, Astrid banyak mengeksplorasi gagasan dan warna dalam gaya seni rupa. Melalui pertunjukan teater ini Astrid mencoba memberikan sentuhan estetis kekinian yang berbeda dan menyegarkan bagi para penikmat teater.

Satria Akbar, produser seni pertunjukan. Sebagai sosok produser seni, Satria terlibat dalam berbagai projek seni berskala nasional maupun internasional. Saat ini Satria turut mengembangkan infrastruktur industry kreatif di Sulawesi Utara. Rifi Sagay, musisi muda Sulawesi Utara, pencipta Original Soundtrack “Imajinasi” untuk Nyanyian Angsa. Jacky Armando Kabo, penata rias dan busana. Gisele Fatimah, line produser.

Editor : Iverdixon Tinungki

Barta1.Com
Tags: Allan UmbohEric DajohWaleTeaterWaleTeater Manado
ADVERTISEMENT
Redaksi Barta1

Redaksi Barta1

Next Post
Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, Diduga Pelaku Tewas

Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, Diduga Pelaku Tewas

Discussion about this post

Berita Terkini

  • DPRD Sulut Bahas Dua Ranperda Strategis, Gubernur Yulius Tekankan Akuntabilitas APBD dan Kemudahan Investasi 26 Juni 2026
  • Welfrits Jacobus: Soliditas dan Integritas Kunci Organisasi Profesional 26 Juni 2026
  • AMDATARA Resmi Hadir di Sulut, Berikut Susunan Pengurusnya 25 Juni 2026
  • Plt Bupati dan Ketua TP-PKK Membaur di HUT ke-168 GMIST Imanuel Kelling Balehumara 25 Juni 2026
  • Bupati Michael Thungari Promosikan Potensi Sangihe di Penutupan PENAS XVII 25 Juni 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In