Manado, Barta1.com – Semua pihak yang terlihat pada Pilkada serentak 2020 diharapkan menjaga integritas sehingga pesta demokrasi ini berjalan lancar dan berkualitas.
Termasuk wartawan, sebagai salah elemen penting dalam mengedukasi masyarakat. Sehingga demi menjaga marwah profesi, wartawan online lokal ManadoTempo.com, Tonny Mait, memilih mundur sebagai jurnalis.
“Terhitung mulai hari ini saya memilih mundur sebagai wartawan karena sudah bergabung dalam tim sukses pasangan Paula Runtuwene-Harley Mangindaan,” ujar Tonny melalui pesan singkat ke Barta1.com, Selasa (22/9/2020).
Ia menyebutkan ketika nama-nama timses sudah masuk di KPU Manado maka profesi wartawan sudah tidak ada. “Kita bekerja profesional untuk calon dan harus melepas profesi kita. Apalagi kandidat yang kita ‘kawal’ sangat menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme orang-orang bekerja di dalamnya,” kata Inot, sapaan akrab pria bersahaya ini.
Dirinya mengungkapkan, alasan mundur karena dikhawatirkan keterlibatan dalam kontestasi politik menjadi timses akan mempengaruhi indepedensi wartawan. “Ini demi masyarakat dalam mendapatkan informasi yang adil,” ujarnya.
Apa reaksi bakal calon pasangan Paul Runtuwene dan Harley Mangindaan (PAHAM)? “Kami kira ini bentuk tanggung jawab untuk menjaga dan melindungi kemerdekaan pers. Tentunya harus menjaga prinsip-prinsip kemerdekaan pers yang profesional dan bermartabat. Sudah menjadi konsekuensi karena bergabung dengan timses PAHAM serta menghormati Undang-Undang Pers,” terang Ai Mangindaan.
Peliput : Agustinus Hari


Discussion about this post