Manado, Barta1.com – Mendekati gelaran Liga 1 2020 yang dihelat Oktober mendatang. Satu per satu pemain kunci Persipura Jayapura, terutama legiun asingnya: hengkang.
Sylvano Comvalius (striker) dan Arthur Cunha (libero) yang masih berada di negara mereka mengabarkan tidak bisa memperpanjang kerjasama dengan tim Mutiara Hitam menghadapi Liga 1 nanti.
Tentu kabar ini sangat menyesakkan dada dan teramat berat bagi tim besutan Jacksen Tiago.
Situasi pandemi ini memang punya pengaruh terhadap semua kehidupan, termasuk sepakbola. “Dan ini kami alami dengan pamitnya 2 pemain asing kita, Sylvano Comvalius dan Arthur Cunha,” ujar Asisten Manajer Persipura, Bento Madubun lewat rilis yang diterima Barta1.com, Jumat (11/9/2020).
Setelah Sylvano Comvalius yang lebih dulu pamit, kini menyusul Arthur Cunha. Karir pesepakbola asal Brasil itu cukup mentereng. Pemain bernama lengkap Arthur Cunha Da Rocha pernah menjalani trial di Manchester United.
Kata dia, proses dan upaya Persipura mendatangkan kembali Arthur ke Indonesia sebelumnya terus dilakukan. Tetapi akhirnya memang sulit bagi dia untuk masuk Indonesia dalam situasi pandemi. Padahal semua dokumen yang dibutuhkan selama di Indonesia sudah kita bereskan, termasuk visa dan lain-lain.
“Dan pada akhirnya Arthur berbicara langsung dengan petinggi klub dan memohon pamit. Kita tidak mau juga menjadi penghambat perkembangan karir Arthur, sehingga manajemen menyetujui keinginan Arthur, dan kita proses pelepesan atau pemutusan kerja sama,” ujar Madubun.
Ia menjelaskan, sama seperti yang terjadi dengan Comvalius, yang belum lama bekerja sama, tetapi mereka sudah jadi bagian dari keluarga besar Persipura Jayapura. “Kita sampaikan terima kasih atas kebersamaan singkat tersebut, dan kita doakan yang terbaik bagi Arthur. Semoga suatu saat kita bisa bekerjasama lagi,” ucapnya.
Karir Bagus Arthur
Pada usia cukup muda dia menjalani trial di Manchester United. Petualangan Arthur di Old Trafford terjadi pada tahun 2007. Ia menjalani tes di tim U-17, setelah sebelumnya digembleng di tim junior Fluminense, Brasil. Ia seangkatan dengan pemain kembar yang pernah memperkuat Setan Merah, Rafael dan Fabio Da Silva.
Kemudian, pemain bertinggi 188 cm itu masuk Indonesia. Dirinya bergabung dengan Mitra Kukar pada musim 2015-2016. Pernah ingat pada pekan ke-4, Arthur tampil menjadi salah satu bintang saat timnya menaklukkan kandidat juara, Arema Cronus. Pada laga itu, bek berusia 30 tahun ini tak jarang melakukan intersep dan blok krusial untuk mencegah peluang emas Arema berbuah gol. Ia juga mencetak gol penentu kemenangan ke gawang yang dikawal Kurnia Meiga Hermansyah.
Lalu, Arthur pindah dan menjadi bagian penting dalam skuad Arema pada musim 2017 hingga 2019, ia menjadi pemain di lini belakang selalu jadi pilihan utama. Lalu musim 2020 memperkuat Persipura Jayapura.
Penulis : Agustinus Hari


Discussion about this post