• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News

Sejarah Singkat Pemekaran GMIM Wilayah Manado Mapanget Tumpa

by Iverdixon Tinungki
16 Agustus 2020
in News
0
Sejarah Singkat Pemekaran GMIM Wilayah Manado Mapanget Tumpa

Ilustrasi. (foto: istimewa)

0
SHARES
594
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Laju pertumbuhan jemaat-jemaat baru di aras pelayanan Wilayah Manado Utara II terbilang sangat signifikan.

Hanya dalam kurun 10 tahun (1982-1992) sejak masa pemekaran dari Wilayah Manado Utara, menjadi Manado Utara I dan Manado Utara II, pada tanggal 10 September 1992 Wilayah ini kembali dimekarkan menjadi 2 wilayah yakni Wilayah Manado Utara II dengan Pusat Pelayanan di Jemaat Petra Bitung Karangria, serta Wilayah Manado Utara III dengan Pusat Pelayanannya di Jemaat Torsina Tumumpa.

Kemudian hanya dalam waktu 16 tahun (1992-2008) Wilayah Manado Utara II kembali memekarkan beberapa jemaatnya menjadi aras pelayanan Wilayah Mapatu (Manado, Mapanget, Tumpa).

Bagaimana sesungguhnya progresifitas pertumbuhan jemaat dikurun 26 tahun menuju pemekaran wilayah Mapatu?

Ketika Manado Utara II diresmikan pada tanggal 6 Agustus 1982 dengan pusat wilayah di GMIM Torsina Tumumpa pada saat dimekarkan terdiri dari 10 Jemaat masing-masing: 1.Jemaat Petra Karangria, 2. Jemaat Nazaret Tuminting, 3. Jemaat Torsina Tumumpa, 4. Jemaat Imanuel Bailang, 5. Jemaat Batu Saiki, 6. Jemaat Molas, 7. Jemaat Meras, 8. Jemaat Buha, 9. Jemaat Bengkol, 10. Jemaat Pandu.

Karena kian bertambahnya jumlah jemaat baru, maka Wilayah Manado Utara II kembali dimekarkan pada 10 September 1992 menjadi Manado Utara II dan Manado Utara III.

Pasca pemekaran, Wilayah Manado Utara II terdiri dari 9 jemaat yakni: Jemaat Petra Bitung Karangria, Jemaat Nazaret Tuminting, Jemaat Getsemani Sumompo, Jemaat Bukit Saitun Sumompo, Jemaat Kharisma Buha, Jemaat Buha, Jemaat Maranatha Bengkol, Jemaat Pandu.

Pada masa pelayanan Pdt. J. Wenas STh (1994-1999) Wilayah Manado Utara II kembali ketambahan 3 Jemaat hingga menjadi 12 Jemaat dan 3 Bakal Jemaat.

Pada tahun 2005 ketika terjadi serah terima Ketua Wilayah Manado Utara II dari Pdt. J.J. Lontoh STh kepada Pdt. Ny G. Rais Tumiir STh. Jumlah jemaat di aras ini telah berkembang menjadi 15 Jemaat.

Tepat pada tanggal 21 Desember 2008 Wilayah Manado Utara II kembali dimekarkan menjadi 2 wilayah yaitu Manado Utara II dan Mapatu (Manado, Mapanget, Tumpa).

Wilayah Manado Utara II tersisa 7 Jemaat yaitu; 1.Jemaat “Petra” Bitung Karangria 2.Nasaret Tuminting 3.Tunggul Isai Tuminting 4. Gunung Hermon Tuminting 5. Getsemani Sumompo 6. Bukit Zaitun Sumompo serta 7. Firdaus Mayondi ketika itu.

Penulis : Iverdixon Tinungki

Barta1.Com
Tags: gmim wilayah manado mapanget tumpamapatu
ADVERTISEMENT
Iverdixon Tinungki

Iverdixon Tinungki

Jurnalis dan sastrawan. Pendiri dan Editor senior di Barta1.com

Next Post
Barta Cerita: #1 Tak ada gading yang tak retak

Barta Cerita: #3 “Cerita Cinta” dalam tuturan Filsuf Amato Assagaf Part 2

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Justman Entjaurau Sampaikan Terima Kasih, Tegaskan Persaudaraan IKA POLIMDO Tak Berakhir oleh Masa Jabatan 28 Oktober 2026
  • Momentum Sumpah Pemuda ke-98, Garda Marhaenis Muda Sulut: Nasionalisme Indonesia Jawaban Permasalahan Bangsa 28 Oktober 2026
  • Normans Luntungan Kritik RDP Komisi II DPRD Sulut: Dinilai Sekadar Seremonial, Tak Bisa Ubah Anggaran 28 Oktober 2026
  • Jeane Laluyan Soroti Anggaran Belanja Tak Terduga Rp5 Miliar untuk Tahun 2027 27 Oktober 2026
  • Prodi DIII Teknik Listrik Polimdo Optimistis Raih Akreditasi Unggul 27 Oktober 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In