Manado, Barta1.com – Perayaan HUT ke-75 Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 2020 bakal semarak, meski di tengah kondisi pandemi Covid-19. Salah satu yang spektakuler adalah pembentangan bendera merah putih berukuran 1250 meter oleh lima puluh personel pengawal bendera di Gunung Mahawu, Kecamatan Tomohon.
Hal itu terungkap dalam rapat kesiapan kegiatan yang dipimpin Komandan Rindam XIII/Merdeka, Kolonel Inf Samuel Aling.
Disebutkan draft rencana kegiatan yang dinamakan Gebyar Merah Putih. Dalam perencanaan dibahas pula tentang kegiatan paragliding serta hike and fly merah putih.
Paparan pertama disampaikan Hery Rumondor, dari Pengprov Paralayang Sulut. Dan diikuti Ketua Panitia Mayor Inf Torang Malau, yang sehari-harinya menjabat sebagai Kepala Tim Pelatih Rindam XIII/Merdeka.
Berdasarkan perintah lisan Pangdam XIII/Merdeka yang merencanakan, mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan gebyar merah putih. Dalam rangka memeriahkan HUT RI yang ke-75 tahun 2020. Hal ini ditanggapi dengan antusias oleh panitia pelaksana paragliding serta hike and fly bendera merah putih.
Mayor Inf Torang Malau, mengatakan kegiatan pembentangan bendera merah putih ukuran 1250 meter dilakukan di puncak Gunung Mahawu. “Nantinya gunung dengan ketinggian 1324 mdpl akan menjadi saksi pengucapan: Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-75… Indonesia maju,” ujarnya, baru-baru ini.
Lalu kata dia, seruan ini akan diucapkan secara serentak bersama-sama oleh yang membawa bendera. “Dengan tangan kanan mengepal di sebelah kanan kepala. Kegiatan ini dilaksanakan setelah sebanyak 35 pilot paragliding Sulut dan nasional telah mendarat dengan aman di lapangan rumput hijau didalam lingkungan area Markas Komando Rindam XIII/ Merdeka,” ujarnya.
Sementara itu, Danrindam XIII/Merdeka mengatakan diawal rapat menyebutkan perayaan HUT RI ke-75 tahun 2020 adalah hari bersejarah bagi bangsa dan negara Indonesia. “Perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun ini diselenggarakan dalam suasana keprihatinan nasional atas wabah Covid-19 yang melanda masyarakat dunia dan Indonesia pada khususnya,” katanya.
Dilain pihak, suasana kesatuan dan persatuan serta semangat juang dan kebangsaan tetap harus dijaga. Tanpa mengabaikan kewaspadaan nasional. Terhadap masalah Pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih terus melanda negara kesatuan Republik Indonesia.
“Dalam rangka memupuk semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Memelihara semangat juang dan kebangsaan tersebut diatas, maka diselenggarakan kegiatan gebyar merah putih. Di wilayah Sulawesi Utara, khususnya wilayah Tomohon dan sekitarnya,” ungkap Kolonel Inf Samuel Jefferson Aling.
Sedangkan Kolonel Pnb Abram Tumanduk selaku Ketua FASI Sulut melalui Kadisops Lanud Sam Ratulangi Letkol Lek Marshal Lasut menambahkan bagi panitia tidak mengabaikan pentingnya surat pemberitahuan kepada Lanud Sam Ratulangi serta pihak otoritas bandara Sam Ratulangi, walaupun trafiknya sudah ada.
“Hal ini penting mengingat diperlukannya NOTAM di wilayah udara Sulut bagi kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan kegiatan,” katanya.
Hadir dalam rapat koordinasi ini, adalah staf pengamanan Kodam XIII/ Merdeka, logistik, kesehatan perhubungan, penerangan, perbekalan dan angkutan serta dari Kodim Tomohon.
Rencana gladi secara keseluruhan pada 16 Agustus mendatang, yang melibatkan semua unsur yang terlibat. Baik di Gunung Mahawu maupun di Lapangan hijau Mako Rindam XIII/Merdeka Tomohon.
Peliput : Agustinus Hari

Discussion about this post