Bitung, Barta1.com – Setiap daerah memiliki budayanya masing-masing yang tidak bisa dilepaskan dalam kehidupannya. Kegiatan adat maupun waktu santai budaya seperti nyanyian maupun musik sering dimainkan oleh sekelompok orang.
Di Pulau Lembeh Gunung Woka, Kota Bitung, misalnya, anak-anak di bawah 17 tahun hingga orang dewasa lihai memainkan alat musik stem bass tali satu, atau istilah di Manado ‘gitar mama’.
Alat musik itu seperti petikan gitar dan keroncong serta dibarengi dengan nyanyian khas daerah Sangihe yang lawas hingga pujian rohani.
Memainkan alat musik tali satu ini, sudah menjadi tradisi masyarakat Lembeh Gunung Woka (GW), yang notabene masyarakat berdarah Sangihe. “Alat musik tali satu ini sering dimainkan di acara empat wayer atau perayaan lain. Misalnya hari raya Natal, perpisahan tahun hingga acara keluarga. Pun mereka juga memainkan di waktu santai,” kata Indri Mamadoa, Minggu (2/8/2020).
Lanjut Indri, yang memainkan alat musik tali satu dibarengi dengan keroncong dan gitar semuanya terlibat, baik anak-anak, pemuda hingga orang tua baik ibu dan bapak.
“Memainkan alat musik tali pada acara empat wayer terasa terhibur dan menghibur. Apalagi cara memainkannya mengunjungi rumah ke rumah warga yang menandakan keharmonisan dan kerukunan masyarakat Lembeh,” ujar anak muda di Pulau Lembeh Gunung Woka ini.
Ia menambahkan, memainkan alat musik tersebut sudah menjadi budaya dan hobi yang melekat dalam kehidupan. “Dari alat musik tali satu terlihat anak-anak, pemuda hingga orang tua kerjasama dan menunjukkan kebersamaan mereka. Tidak ada jarak satu dengan yang lainnya. Budaya ini yang selalu kami jaga dan terus dikembangkan sampai regenerasi berikutnya,” ujarnya.
Ada banyak anak muda yang meninggalkan kampung halaman guna menuntut ilmu, akibat budaya lingkungan baru budaya daerah sendiri mulai hilang, akan tetapi berbeda dengan generasi muda Pulau Lembeh Gunung Woka.
“Banyak yang kuliah di luar kota. Jika balik desa semuanya masih lihai dan masih tahu menyanyikan lagu dengan bahasa daerah,” tutur mahasiswa FISIP Unsrat Manado ini.
Peliput : Meikel Pontolondo


Discussion about this post