• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Kusir Bendi, Antara Tradisi Keluarga dan Gempuran Ojek Online

by Agustinus Hari
23 Juli 2020
in Daerah, News
0
Kusir Bendi, Antara Tradisi Keluarga dan Gempuran Ojek Online

Muhamad Djakara, kusir bendi yang tetap bertahan. (foto: meikel/barta1)

0
SHARES
525
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com – Kendaraan tradisional seperti bendi sudah langka ditemukan dipusat kota. Padahal, bendi merupakan kendaraan yang banyak digunakan pada masa lampau. Di zaman kolonial Belanda, bendi adalah transportasi para saudagar kaya pun para petinggi.

Pesatnya perkembangan teknologi, berbagai kemajuan pun muncul pada kendaraan roda dua dan empat yang tidak terbendung lagi. Apalagi marak munculnya ojek online sebagai geliat peradaban kemajuan kota. Akibatnya kendaraan tradisional seperti bendi, kurang peminat.

Sulawesi Utara, khususnya di Manado kian sulit ditemukan. Jika dijumpai itu pun bisa hitung dengan jari. Bendi kini hanya ditemui di Pasar Bersehati Manado. Itu pun jika bertepatan bersua.

Muhamad Djakara (48), warga Ketang, mengaku bermata pencaharian sebagai kusir bendi bukan mencari keuntungan, melainkan meneruskan tradisi keluarga dan sudah menjadi hobi.

“Ini usaha keluarga sejak tahun 80-an,” ujarnya saat diwawancarai Barta1 com, Rabu (22/7/2020).

Ia sendiri sebagai kusir bendi sejak tahun 1986. “Dan usaha bendi keluarga kami sudah tidak ada lagi, melainkan semuanya sudah dijual. Dan untuk menjalankan hobi saya terus mempertahankan kendaraan bendi itu harus tetap ada dan saat ini lagi menggunakan kendaraan bendi milik orang lain,” katanya.

Bertahan hidup dengan bendi sehari hanya dapat Rp 50 ribu. “Kadang Rp 20 ribu. Dan sering tidak ada pendapatan. Tapi saya, tetap bersyukur bisa membawa bendi agar bisa dilihat oleh anak-anak yang tidak tahu bahwa dulunya ada kendaraan tradisional seperti bendi,” ujarnya lagi.

Untuk hasil pembagian biaya keuntungan dari bendi. “Saya membayar uang dari pembagian pendapatan kepada pemilik bendi 100 ribu setiap minggunya,” tuturnya. Ia berharap bendi bisa dilestarikan kembali, mengingat sudah mulai dilupakan.

Peliput : Meikel Pontolondo

Barta1.Com
Tags: bendikendaraan tradisionalkusir bendi
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Salah satu pementasan Sanggar Tangkasi Bitung. (foto: istimewa)

Sejarah Kelam Awal Berdirinya Sanggar Tangkasi Bitung

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Pemkot Bitung Sukses Gelar Upacara Peringatan HUT RI ke-81, Hengky Honandar Katakan Ini.. 18 Agustus 2026
  • Pesan Menggugah Plt Bupati Sitaro Heronimus Makainas saat Menjadi Irup Pertama Kali di HUT ke-81 RI 17 Agustus 2026
  • Di Hari Kemerdekaan, Veteran Samaran Titip Pesan agar Indonesia Tetap Baik-baik Saja 17 Agustus 2026
  • Dua Siswa Tanpa Status Kewarganegaraan Jadi Pengibar Bendera di Perbatasan Indonesia-Filipina  17 Agustus 2026
  • HUT Oi ke-27 di Manado, Farida Ibrahim Serukan Anggota Tetap Solid dan Cintai Oi 17 Agustus 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In