• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Jumat, Oktober 30, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Camat Tuminting: Saya Minta Maaf, Tidak Sosialisasi

by Ady Putong
21 Juli 2020
in Daerah, News
0
Camat Tuminting Bonyx Saweho (kiri) berbincang dengan pengurus komunitas nelayan Karangria di Kantor Kecamatan. (foto: ady/barta1)

Camat Tuminting Bonyx Saweho (kiri) berbincang dengan pengurus komunitas nelayan Karangria di Kantor Kecamatan. (foto: ady/barta1)

359
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Manado, Barta1.com — Kisruh proyek Pemkot Manado di lokasi tambatan perahu milik nelayan Kelurahan Bitung Karangria Tuminting akhirnya berakhir. Ini menyusul pembicaraan yang dilakukan kelompok nelayan dengan Camat Tuminting Bonyx Saweho, Selasa (21/07/2020), di kantor kecamatan.

Pertemuan kedua pihak berlangsung terbuka. Di hadapan Veky Caroles dan Roy Runtuwene, pimpinan perkumpulan nelayan Karangria juga beberapa tokoh masyarakat Karangria, Bonyx meminta maaf karena proyek sudah jalan tanpa sosialisasi lebih dulu.

Baca juga: Nelayan Karangria Segel Proyek Tanpa Papan Nama

“Saya juga salah, karena itu saya minta maaf ke bapak-bapak, ke semua nelayan karena tidak sosialisasi proyek ini,” ujar Bonyx, mantan atlet tinju internasional yang kini berkiprah sebagai birokrat.

Proyek tersebut lanjut dia adalah pembangunan pos pemantauan. Fungsinya sangat berguna bagi nelayan. Di pos tersebut nanti dipasangi lampu suar guna menerangi jalur masuk perahu nelayan ke lokasi tambatan.

“Jadi nanti tidak akan ada nelayan mengalami kecelakaan atau tabrakan saat mau sandar perahu,” kata dia.

Selain itu Pemkot Manado lewat Dinas Lingkungan Hidup akan melakukan penataan di lokasi tersebut. Menyediakan listrik dan air bersih sudah dilakukan, selanjutnya akan dipasangi banyak penerang jalan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado, Xaverius Runtuwene, yang menyusul hadir dalam pertemuan tersebut, juga menjelaskan pemerintah kota berniat membangun pasar segar khusus untuk nelayan di Karangria, di lokasi tambatan perahu. Jadi nelayan tak perlu khawatir memasarkan hasil tangkapan, bisa langsung di tempat mereka sandar.

Veky Caroles selaku pimpinan komunitas nelayan juga meminta pemerintah mau menertibkan pengkaplingan sepihak lahan tambatan yang dilakukan oknum masyarakat. Seraya itu, Veky dan tokoh masyarakat sangat mengapresiasi pemerintah kecamatan yang terbuka menerima aspirasi mereka.

“Kalau pembangunannya bertujuan baik untuk masyarakat tentu kami terima bahkan siap bantu, yang terjadi sejauh ini kami kira adalah miskomunikasi karena memang tidak semua pengurus dan anggota yang mengetahui keberadaan pembangunan pos itu,” kata Veky. (*)

Peliput: Ady Putong

Barta1.Com
Tags: camat tumintingDLH ManadoKarangrianelayanxaverius runtuwene
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Sejumlah Anggota DPRD Sulut Terancam PAW

Sejumlah Anggota DPRD Sulut Terancam PAW

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Prestasi Mendunia, TerraSight AI Polimdo Raih Juara III di China Innovation Competition 2026 30 Oktober 2026
  • Bersaing dengan Kampus Ternama, Polimdo Masuk Pemenang Indonesia Patent Awards 2026 29 Oktober 2026
  • Aksi Nyata Jaga Surga Bahari, Polda Sulut dan Pemkot Manado Tanam Mangrove di Pulau Bunaken 29 Oktober 2026
  • PLN Peduli Kolaborasi Bersama Polda Sulawesi Utara Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Kebakaran di Bitung 29 Oktober 2026
  • Customer Gathering PLN UP3 Kotamobagu, Perkuat Kolaborasi dan Kedekatan dengan Pelanggan 29 Oktober 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In