• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Jumat, September 11, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Kultur

Mengapa Gereja di Pulau Siau Ini Disebut Gereja Ayam? Ini Penjelasannya…

by Agustinus Hari
9 Juli 2020
in Kultur, Sejarah
0
Mengapa Gereja di Pulau Siau Ini Disebut Gereja Ayam? Ini Penjelasannya…

Gereja GMIST Jemaat Ulu di Kelurahan Tarorane, Kecamatan Siau Timur. (foto: istimewa)

0
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Simbol ayam besi kuningan di atas menara Gereja GMIST Jemaat Ulu, dalam sejarahnya, ditempa di Jerman, lalu dikirim melintasi ribuan mil laut hingga akhirnya terpasang di sana, seiring pembangunan gereja tersebut pada tahun 1857.

Apabila anda pernah memandang menara Gereja GMIST Jemaat Ulu, di pulau Siau, anda pasti melihat patung ayam jago bertengger di atasnya. Bagaimana sejarah dan makna symbol kekritenan ini?

Dalam wawancara dengan Barta1.com belum lama, pegiat sajarah, budaya dan teologi asal Siau, Jupiter Makasangkil mengatakan, simbol ayam mempunyai makna Euagelion (Injil atau Kabar Baik) dalam tradisi khas gereja Lutherans masa itu.

“Karena para pendeta zending berasal dari lulusan seminari Gosner di Jerman. Setiap gereja besar yang dibangun di tempat mereka bertugas, pada menara lonceng dipuncaknya ada simbol ayam,” ungkap penyandang master teologi ini.

Di Nusa Utara (Kepulauan Sangihe Talaud) kata dia, antara lain terpasang di Gereja Manganitu, Gereja Enemawira, dan di Gereja Ulu Siau. Ini sebabnya, ungkapnya, gereja-gereja yang dipasangi simbol ayam ini dalam bahasa lokal disebut “gaheda manu” atau “gereja ayam”.

Dikatakan, sejak tahun 1857, bersamaan kedatangan para zendeling tukang yaitu A. Grohe dan F. Keling di pulau Siau, Gereja GMIST Tarorane, Ulu Siau, dibangun menghadap puncak gunung Karangetang.

Dalam kajian reflektif, simbol ayam berkokok menandakan penyangkalan dalam kisah menjelang penyaliban Yesus yang ditulis Injil. Sementara ayam berkokok pasca-kebangkitan Yesus dimaknai sebagai tanda fajar menyingsing, dan kegelapan berganti terang, di mana pergulatan hidup kembali terbentang.

Di lain sisi, menurut sejumlah sumber, ayam jago adalah salah satu simbol Katolik dengan makna paling tua dalam sejarah. Gelar Kristus yang bangkit adalah Sang Fajar atau Sang Timur (Latin: Oriens). Secara umum, fajar juga menandakan harapan, harapan bahwa Tuhan akan datang, saat di mana kegelapan dosa dikalahkan. (*)

Penulis : Iverdixon Tinungki

Barta1.Com
Tags: gereja ayamGereja GMIST Jemaat Ulujupiter makasangkilPulau Siau
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Pembobol Bank BNI 1,7 T Asal Sulut Tiba di Indonesia

Pembobol Bank BNI 1,7 T Asal Sulut Tiba di Indonesia

Discussion about this post

Berita Terkini

  • PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan 10 September 2026
  • Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim 10 September 2026
  • Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN ULP Manado Utara Mendengar, Apresiasi dan Tumbuh Bersama 10 September 2026
  • KY Penghubung Sulut Sambangi Rektorat UKIT, Siapkan Edukasi Publik Integritas Hakim 10 September 2026
  • Dinas Koperasi dan UKM Sulut Beri Perhatian Khusus bagi Penyandang Disabilitas, Dorong UMKM Naik Kelas 10 September 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In