• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Daerah

Perusakan Hutan Laru Ancam Sumber Air Desa Kordakel Talaud

by Agustinus Hari
5 Juni 2020
in Daerah
0
Perusakan Hutan Laru Ancam Sumber Air Desa Kordakel Talaud

Penebangan di hutan Laru, Desa Kordakel. (foto: evan/barta1)

419
SHARES
745
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Talaud – Barta1.com – Aktivitas penebangan pohon di hutan Laru, Desa Kordakel, Kecamatan Kabaruan, Kabupaten Kepulauan Talaud, yang dilakukan segelintir orang mengancam kehidupan warga.

Pasalnya, hutan tersebut memiliki fungsi ekologis berupa sumber air untuk masyarakat sekitar. Hutan Laru yang berjarak beberapa kilo meter dari pemukiman warga adalah satu kawasan yang dilindungi sejak turun-temurun moyang warga di desa tersebut.

Terpantau di lokasi kawasan hutan Laru, ada beberapa pohon yang baru ditebang dan belum sempat diolah. Tak hanya itu, kekhawatiran akan pengurangan debit air hingga terjadinya kekeringan akibat penebangan pohon tersebut menghantui masyarakat sekitar.

Pilu terasa saat tangan–tangan jail menjamah hutan yang masuk dalam lingkaran patok batas hutan lindung di pulau kabaruan pada awal tahun 1990-an, saat masih tergabung dalam kabupaten induk, kabupaten Sangihe Talaud. Nada pilu ini diungkapkan oleh beberapa tokoh saat dikonfirmasi terkait isu yang kian berkembang dikalangan masyarakat tentang aktivitas yang tidak bertanggungjawab tersebut.

Feliks Makadadus, salah satu tokoh masyarakat Desa Kordakel menerangkan, hutan ini merupakan hutan yang dilindungi karena terdapat mata air yang menjadi pemasok air bersih bagi masyarakat. “Sejak tahun 1992, sudah dilakukan pemetaan hutan lindung dari Kawasan hutan laru sampai mengelilingi pulau kabaruan. Sejak saat itu, sudah ada larangan untuk tidak melakukan penebangan pohon yang ada di Kawasan tersebut,” terang Makadadus, Selasa (2/6/2020).

“Kami tidak setuju dengan tindakan perusakan hutan tersebut. Karena hal ini sudah mengganggu kepentingan umum karena disitu terdapat sumber air,” tegas Makadadus.

Senada dengan itu, Ratumbanua Desa Kordakel, Abson Sasondol mengatakan, hutan tersebut sejak dahulu tidak dijadikan lahan perkebunan oleh para pendahulu karena terdapat mata air. “Sudah sejak dahulu, Kawasan tersebut dilarang oleh para tetua untuk dibuka dan dijadikan lahan perkebunan. Hal ini dikarenakan ada hal–hal yang dilindungi oleh para tetua kampung. Bahkan, hal tersebut dikatakan pamali. Larangan tersebut didasari oleh adanya hal – hal yang sangat penting berupa mata air,” katanya.

“Dalam perjalanannya, kawasan tersebut ditetapkan sebagai hutan lindung oleh pemerintah. Lepas dari persoalan hutan lindung atau tidak, yang pasti adalah hutan laru merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat desa kordakel,” ungkap Sasondol.

Ia menambahkan, dampak dari penebangan pohon tersebut akan lebih parah dirasakan oleh masyarakat apabilah hal ini tidak segera dihentikan. “Kegiatan penebangan pohon di Kawasan hutan laru harus dihentikan karena akan berdampak bagi sumber air. Justru, kita harus melestarikan Kawasan hutan tersebut karena itu akan menjadi warisan bagi anak–cucu kita,” tutur Sasondol.

Menanggapi hal ini, Rein Ria, Ketua Yayasan Porodisa Lestari angkat suara. Dirinya mengecam penebangan pohon yang ada di Desa Kordakel. “Penebangan pohon yang ada di Kawasan hutan yang dilindungi merupakan perbuatan yang tidak bertanggungjawab. Hal ini harus kita lawan karena akan mengancam masyarakat. Apalagi dihutan tersebut terdapat sumber air untuk masyarakat,” kecam Ria.

Ia juga menegaskan agar pihak–pihak terkait tentang perlindungan dan pelestarian hutan agar bisa memperhatikan persoalan penebangan pohon yang ada di hutan, apalagi di Kawasan hutan lindung. “Konservasi hutan sangatlah penting bagi kelangsungan hidup manusia. Terkait penebangan pohon di hutan, pihak terkait harus menseriusi persoalan ini, apalagi penebangan pohon di hutan lindung,” tegas Ria.

Peliput : Evan Taarae

Barta1.Com
Tags: Abson SasondolFeliks Makadadushutan larukecamatan kabaruanRein Ria
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Penjelasan Kericuhan RS Pancaran Kasih Manado, Benarkah ada Sogokan?

Penjelasan Kericuhan RS Pancaran Kasih Manado, Benarkah ada Sogokan?

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Penantian 38 Tahun Berakhir, Kabel Bawah Laut PLN Terangi Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100% Rasio Desa Berlistrik Gorontalo 6 Agustus 2026
  • Banggar DPRD Sulut Usulkan Dividen Rp79 Miliar Ditahan, Begini Penjelasan Dirut BSG Revino 6 Agustus 2026
  • Membicang Kritik Sosial Dalam Puisi “Menjadi Pagi BagiMu” Karya Donald Toloh 6 Agustus 2026
  • AKBP Arie Sulistyo Ajak Awak Media Bersinergi Jaga Kamtibmas 5 Agustus 2026
  • Menembus Arus Selat Dudepo, Sentuhan Kabel Laut Pertama Sulawesi Tuntaskan 100 Persen Listrik Desa di Gorontalo 5 Agustus 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In