• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Daerah
    • Talaud
    • Kotamobagu
    • Edukasi
    • Nasional
    • Barta Grafis
    • Prodcast
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home News Nasional

Kaleidoskop: 2019 Tahun Kejahatan Negara Paling Mematikan

by Agustinus Hari
31 Desember 2019
in Nasional
0
Kaleidoskop: 2019 Tahun Kejahatan Negara Paling Mematikan
0
SHARES
92
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Barta1.com – Transgender perempuan (transpuan) di Indonesia menghadapi stigma, intimidasi, kekerasan bahkan pembunuhan. Dari tahun ke tahun diskriminasi dan persekusi terhadap transpuan terus meningkat.

“2019 sebagai tahun paling mematikan bagi transpuan,” papar aktivis dan peneliti transgender Kevin Halim ketika menyampaikan Laporan Pembunuhan Transpuan di Indonesia 2014-2019 di Erasmus Huis, Jakarta (3/12/2019) seperti dikutip dari Sejuk.

Pemaparan Kevin ini dalam rangka memperingati Transgender Day of Remembrance (TDoR), ikhtiar internasional yang digelar setiap tanggal 20 November, sejak 1999, untuk mengingat pembunuhan keji terhadap seorang transpuan, Rita Hester, di Massachusetts, akibat kuatnya prasangka, stigma dan kebencian, transfobia.

Kevin mencatat, terjadi 6 kasus pembunuhan terhadap transpuan sepanjang 2019. Tahun 2016 ada 3 pembunuhan terhadap transpuan, 2017 4 kasus dan 2018 terjadi 5 pembunuhan. Grafiknya terus menanjak sejak 2016.

Hal tersebut beriringan dengan meningkatnya diskriminasi dan persekusi sejak backlash terhadap komunitas LGBTI yang dipicu pernyataan Menristekdikti M Nasir yang melarang LGBT di kampus-kampus (awal 2016).

Sampai 2019 terdapat 45 aturan, terutama perda-perda, diskriminatif anti-LGBTI mengacu Catatan Kelam: 12 Tahun Persekusi LGBTI di Indonesia (Arus Pelangi 2019) dan 22 kebijakan kampus anti-LGBTI menurut dokumentasi Support Group & Resource Center on Sexuality Studies (SGRC) Indonesia.

Pernyataan-pernyataan provokatif aparat atau pejabat pusat sampai pemimpin daerah yang homofobia dan transfobia, adalah kejahatan yang dasarnya hanya asumsi dan kebencian, tanpa rujukan ilmiah yang kredibel. Sangat tidak pantas, mereka yang disumpah taat Konstitusi atau UU RI justru bukan melindungi dan mengayomi warganya, malah mendiskriminasi.

Pembiaran negara atas maraknya ujaran kebencian terhadap LGBTI bahkan penerbitan aturan-aturan yang anti-LGBT, secara langsung maupun tidak, dapat memicu aksi-aksi persekusi, baik yang dilakukan aparat maupun vigilante yang mengatasnamakan moralitas agama.

Dalam kesempatan yang sama, Peneliti Amnesti International Indonesia Papang Hidayat bahkan menduga, pernyataan para aparat atau pejabat negara yang mempolitisasi isu LGBT sebagai indikasi mengalihkan atau menutupi ketidakberesan atau ketidakmampuannya dalam menjalankan tugas.

Penulis: Sejuk
Editor: Agustinus Hari

Barta1.Com
Tags: Kevin HalimTransgender perempuan
ADVERTISEMENT
Agustinus Hari

Agustinus Hari

Pemimpin Redaksi di Barta1.com

Next Post
Cuaca Buruk, 9 Warga Filipina Terdampar di Miangas Talaud

Cuaca Buruk, 9 Warga Filipina Terdampar di Miangas Talaud

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Polisi Fasilitasi Perdamaian Dua Kelompok Pemuda di Kota Bitung 1 Mei 2026
  • Nobar “Pesta Babi” di Manado: Cermin Luka Papua, Alarm bagi Sulawesi Utara 1 Mei 2026
  • Polres Bitung Amankan Pelepasan Jamaah Haji dengan Pelayanan Terbaik 1 Mei 2026
  • May Day 2026, Hengky Honandar: Momentum Perkuat Dialog Tripartit dan Lindungi Hak Buruh 1 Mei 2026
  • Ajang Talenta SMP 2026, Ruang Pembinaan Prestasi dan Karakter Siswa Sangihe 30 April 2026

AmsiNews

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In