• #12328 (tanpa judul)
    • Indeks Berita
  • Contact
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Kebijakan Privasi
  • Laman Contoh
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Talaud
  • Webtorial
Minggu, Juli 26, 2026
  • Login
Barta1.com
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita
No Result
View All Result
Barta1.com
No Result
View All Result
Home Kultur

Nyanyian Angsa, Membaca Tanda-tanda Cinta (1)

by Ady Putong
28 Agustus 2019
in Kultur, Seni
0
Nyanyian Angsa, Membaca Tanda-tanda Cinta (1)

Poster Nyanyian Angsa sebuah pementasan teater karya sutradara muda Pearly Eirene dan Latirka Toar. (gambar: istimewa)

0
SHARES
142
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Iverdixon Tinungki

Pearly Eirene dan Latirka Toar adalah sepasang manusia yang sedang dilanda cinta. Dan saya merasa Anton Chekhov menulis “ Nyanyian Angsa” untuk mereka.

Drama ini akan dipentaskan pada Pentas Sastra 2019. Sabtu, 31 Agustus 2019. Di aula Balai Bahasa Sulawesi Utara, jalan Diponegoro nomor 25 Manado. Pukul 18.30 wita.

Dan sebagaimana catatan pembuka saya, kisah cinta Pearly Eirene dan Latirka Toar, menjadikan pertunjukan drama ini menarik ditunggu. Mengapa?

Pertama, “Nyanyian Angsa” Chekhov telah ditulis ulang oleh Eirene Debora dan Latirka Toar sendiri. Maka sebagaimana pepatah Perancis “Traduire est Trahir” –menerjamahkan adalah menghianati– penulisan kembali ini bisa jadi adalah penunggangan tanpa ampun atas ide era romantik Chekhov, ke masa kini Pearly Eirene dan Latirka Toar, yang dalam bahasa saya, notabene sepasang manusia kesepian yang mencoba membaca sisa tanda-tanda kehidupan di ujung paling rentah hidupnya.

Kedua, drama ini disutradarai oleh Eirene Debora, seorang sutradara muda yang sedang berjuang “naik kelas” kendati di era di mana kelas tak menarik lagi diperbincangkan.

Upaya naik kelas ini ternyata tak tanggung-tanggung, Eirene Debora, gadis berparas klasik yang membuat saya harus membayangkan “Madam Wu’ –sosok tokoh anggun dalam novel klasik Cina— ikut berperan sebagai Pearly Eirene bersama, Allan Zefo Umboh, seorang penyair esentrik dan Eric Dajoh, salah satu nama besar dari deretan bintang Teater Populer-nya Teguh Karya.

Ada kolaborasi menarik juga di sana, Jane Angela Annastasia Lumi, salah satu penyair terkemuka Sulut dipasang sebagai penata musik dan puisi. Ada juga Tashya Lumi (Pelukis) serta Mesty Londa (Penata Rias & Busana).

Menyelami Dunia Chekhov
Namun sebelum membicangkan Nyanyian Angsa ala Pearly Eirene dan Latirka Toar, mari membicangkan Anton Pavlovich Chekhov (1860-1904). Dramawan ini adalah salah seorang penulis cerita pendek (cerpen), dramawan modern Rusia, serta dokter. Ia memandang dunia dalam karyanya adalah sebuah dunia yang indah dan romantik, tanpa pahlawan dan penjahat.

Gayanya bercerita yang dramatis, mengaduk psikologis pembaca, diselingi humor-humor khas serta ciri linguistik Chekhov, membuat karyanya khas dan berkarakter.

Dalam buku A Russian Affair terdapat empat karya Chekov: Tentang Cinta, Rumah Berloteng, Kunjungan ke Teman-Teman, Lonych dan Wanita dengan Anjing Kecil.

Baca Juga:

Nyanyian Angsa, Menyelami Cinta di Usia 68 Tahun (2)

Cerita Chekhov adalah kisah tentang kehilangan cinta, cinta pada waktu yang salah dan cinta yang tidak pernah didapat. Dari tema cinta ini pembaca akan diperkenalkan untuk (men)cinta tanpa henti, tentang kemungkinan-kemungkinan cinta yang menarik dan ekstrem.

Dari beberapa literature disebutkan, Chekhov lahir 1860. Ia dibesarkan di Taganrog, Rusia Selatan, dekat Laut Azov. Ia anak ketiga dari enam bersaudara. Ayahnya pemiliki toko kelontong. Kakek Chekhov adalah seorang budak yang membeli kebebasan keluarganya pada tahun 1841. Sementara ayahnya mencoba memperbaiki status sosial dengan membuka toko. Chekhov muda dan saudara-saudaranya bekerja di toko keluarga dan belajar di sekolah setempat. Tahun 1876 ayahnya bangkrut dan pindah ke Moskow untuk memulai usaha baru. Ibunya kemudian menyusul. Chekhov masih tetap tinggal hingga menyelesaikan sekolahnya.

Gambaran tokoh-tokoh dalam karya Chekhov rata-rata adalah tipikal orang yang berbudaya, baik, bermakna, tetapi pada akhirnya kecewa hingga apatis dan tidak efektif secara politis atau sebaliknya. Sementara ia pribadi yang menemukan kondisi aktivitas yang membosankan karena lingkungan yang konservatif. Akibatnya terjadi konflik yang melemparkan sebuah bayangan dalam semua ceritanya.

Karya-karya besar Chekhov di antaranya Paman Vanya, The Seagull, dan The Cherry Orchard. Dalam A Russian Affair kita akan melihat adanya fokus cerita pada cinta dan harapan kehidupan. Kisah dalam buku ini menawarkan sebuah harapan di masa depan.

Lantas bagaimana pandangan filsuf Carl Jung terhadap cinta ala Chekov ini? Ikuti serial berikutnya dari tulisan ini. (*)

Barta1.Com
Tags: Anton ChekovLatirka ToarNyanyian AngsaPearly Eirene
ADVERTISEMENT
Ady Putong

Ady Putong

Jurnalis, editor. Redaktur Pelaksana di Barta1.com

Next Post
Poin Penting Dibahas Saat Konsultasi Perdana Panji Yosua

Poin Penting Dibahas Saat Konsultasi Perdana Panji Yosua

Discussion about this post

Berita Terkini

  • Sambut HUT ke-81 RI, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Pastikan Keandalan Pembangkit Listrik untuk Mendukung Ketahanan Energi Listrik di Sulawesi Tengah 26 Juli 2026
  • zkg7lfsjkxrbeat8jx 26 Juli 2026
  • Bupati Sangihe Minta Dana Desa Diprioritaskan untuk Pemulihan Pascabencana 25 Juli 2026
  • Jaringan Air Bersih Rusak Diterjang Banjir, Warga Lelipang Andalkan Mobil Tangki 25 Juli 2026
  • Gelapkan Uang Perusahan Ratusan Juta, Dua Karyawan Diamankan Polda Sulut 25 Juli 2026

AmsiNews

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Edukasi
    • Barta Grafis
    • Prodcast
    • Mode
    • Traveling
    • Gastronomi
    • Tekno
    • Obyek
    • Iven
  • Daerah
    • Talaud
    • Sitaro
    • Sangihe
    • Kotamobagu
  • Politik
  • Kultur
    • Budaya
    • Sejarah
    • Seni
    • Sastra
    • Biografi
  • Fokus
    • Lipsus
    • Opini
    • Tajuk
  • Olahraga
  • Mereka Menulis
    • Esoterisisme
    • SWRF
  • Video
  • Webtorial
  • Indeks Berita

© 2018-2020 Barta1.com - Hosting by ManadoWebHosting.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In